JEMBRANA, MediaBaliNews – Puluhan sopir truk mengeluh dikarnakan bio solar habis di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di jembrana, Senin (5/12/2022).
Dari informasi yang dihimpun MediaBaliNews, kelangkaan bio solar ini sudah dari kemarin. Di daerah Jembrana, Tabanan dan Singaraja bio solar sudah sangat sulit di cari.
Salah satu sopir truk bermuatan buah jeruk Mujiono (50) asal surabaya mengeluhkan dirinya sudah menginap sejak hari minggu pagi dikarenakan bio solar habis di jembrana.
“Dari jawa timur tidak ada solar sampai di sini. Saya nyampai di sini kemarin pagi sedangkan muatan saya buah mudah busuk,” jelasnya.
Hal senada juga di keluhkan oleh muryono (58) asal surabaya bahwa dirinya sudah sampai di disini kemarin siang dan sampai sekarang belum bisa melanjutkan perjalanan karena bio solar habis.
“Saya sampai disini udah dari kemarin siang dan sampai sekarang belum bisa jalan karna solarnya habis. Sedangkan muatan saya sosis yang harus di dinginkan trus, jadi dari kemarin teruk saya tidak saya matikan,”ungkapnya.
Disamping muatan logistrik tersebut, beberapa sopir muatan matrial pun tidak bisa berangkat dikarnakan bio solar habis. Seperti yang dikeluhkan salah satu sopir muatan matrial Ketut Wisnu (57) mengatakan dirinya terancam tidak bisa bekerja karena semua SPBU di Jembrana tidak ada solar.
“Kita terancam tidak bisa bekerja, semua bio solar kosong di semua spbu,” ucapnya.
Sementara itu, Manager SPBU mendoyo dauh tukad I Ketut Apersa mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan pemesanan dari pusat dan di perkirakan akan tiba besok.
“Ini sudah saya lakukan pembayaran namun tidak bisa datang hari ini menurut peraturan Pertamina, kemungkinan besok dan pengisian di mulai dari timur dan terakhir daerah gilimanuk karna situasinya seperti ini,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























