Saturday, October 24, 2026
Saturday, October 24, 2026

Viral Video Jambret Berjaket Ojol Sasar Kalung Emas Lansia di Padangsambian

DENPASAR, MediaBaliNews – Jagat media sosial kembali digegerkan oleh aksi kejahatan jalanan setelah rekaman dugaan penjambretan kalung emas di Jalan Gunung Andakasa Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, beredar luas melalui unggahan akun Instagram Denpasarviral.

Peristiwa yang menimpa seorang perempuan paruh baya berinisial Ni Gusti Sayu PS (56) tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026) pagi, mengakibatkan korban terjatuh hingga menderita cedera fisik dan trauma psikis.

Insiden percobaan perampasan perhiasan tersebut meletup sekira pukul 06.00 WITA tatkala korban tengah melintas seorang diri di pemukiman warga.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, memaparkan bahwa korban kala itu berjalan kaki dari arah timur menuju ke barat dengan maksud mengunjungi kediaman sang menantu di kawasan Gang Waru.

Secara tak terduga, melaju sebuah kendaraan roda dua dari arah berlawanan yang dikemudikan seorang pria berjaket atribut ojek daring (ojol).

Pengendara misterius itu memepet posisi korban lalu dengan cepat menarik paksa kalung emas yang melingkar di leher wanita asal Banjar Tegalantang Klod tersebut.

“Korban seketika tersentak kaget dan berupaya keras menyelamatkan kalungnya sambil berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar,” papar IPTU Adi Saputra Jaya saat memberikan keterangan resmi, Minggu (11/10/2026).

Mendengar jeritan “ada jambret” yang memecah keheningan pagi, warga setempat langsung berhamburan keluar dari rumah masing-masing menuju titik suara.

Melihat kerumunan masyarakat yang mulai berdatangan, pelaku langsung tancap gas memacu sepeda motornya ke arah timur untuk meloloskan diri.

Nahas, akibat tarikan mendadak saat mempertahankan harta bendanya, korban terpental ke badan jalan hingga menderita luka lecet di bagian siku tangan kanan serta lutut kaki sebelah kiri.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Kasus Penyekapan Pemuda Asal Sumba di Hotel Liberta

Kendati mengalami luka fisik, korban dilaporkan tidak sampai dilarikan ke rumah sakit untuk rawat inap intensif, namun insiden tersebut menyisakan trauma mendalam.

Pelaku sendiri gagal membawa kabur perhiasan berharga milik korban karena cengkeramannya terlepas saat korban melawan.
Aparat penegak hukum menegaskan tidak tinggal bungkam meski korban memilih tidak melayangkan laporan resmi ke kantor polisi lantaran barang berharganya urung berpindah tangan.

Menyikapi kegusaran masyarakat yang membengkak drastis akibat tayangan video viral tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bergerak gesit melancarkan serangkaian langkah penyelidikan.

“Petugas di lapangan telah menindaklanjuti insiden tersebut dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di seputaran tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi,” beber Adi Saputra Jaya.

Selain melacak identitas pelaku, pihak kepolisian kian memperketat intensitas patroli wilayah dengan merangkul unsur keamanan desa adat, mulai dari Linmas hingga Pecalang setempat, guna memutus ruang gerak kriminalitas jalanan.

Pihak aparat menepis anggapan longgarnya pengamanan wilayah dan mengingatkan bahwa kelengahan berbusana di ruang terbuka kerap memancing iktikad buruk para pelaku kejahatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saat bepergian tidak mengenakan perhiasan mencolok yang dapat mengundang niat buruk pelaku kejahatan, serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan diri di mana pun berada,” tuturnya.
(ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI