MANGUPURA, MediaBaliNews – Guyuran hujan lebat membuat pohon beringin besar di Jimbaran ambruk. Pohon tersebut roboh di pelataran Pura Dalem Desa Adat Jimbaran. Petugas menunda penyingkiran pohon demi menghormati tradisi setempat.
“Proses penanganan tetap mengedepankan kearifan lokal. Kami berkoordinasi dengan Desa Adat Jimbaran dan pecalang setempat,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana. “Setelah upakara selesai, barulah kami melakukan tindakan teknis.”
Pohon berusia puluhan tahun itu ambruk pada Kamis siang. Insiden ini tidak mengakibatkan cedera serius pada siapa pun. Bangunan pura juga tidak mengalami kerusakan parah.
“Kami bersyukur tidak ada korban atau kerusakan berarti. Pohon itu ambruk setelah diguyur hujan lebat,” jelasnya.
Penyingkiran pohon beringin akan dilaksanakan pada Jumat pagi. Upacara adat akan digelar sebagai bentuk penghormatan. Pembersihan akan melibatkan petugas dari berbagai instansi.
“Penanganan pohon ini akan kami laksanakan besok. Kami akan memastikan seluruh prosesnya berjalan dengan aman,” tuturnya.
Aparat keamanan bersama instansi terkait juga mengawasi sejumlah titik lain. Mereka memonitor area rawan pohon tumbang di Kuta Selatan. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga. Waspadai potensi pohon tumbang lainnya di sekitar wilayah Kuta Selatan,” tambahnya. (ang/mbn)


























