Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Jelang Karya Wrespati Kalpa, Tanah Lot Tawarkan Pengalaman Spiritual Lewat Tradisi Ngayah

TABANAN, MediaBaliNews – DTW Tanah Lot bersiap menyambut perhelatan besar keagamaan, Karya Wrespati Kalpa, yang akan diselenggarakan bertepatan dengan Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot. Upacara sakral ini dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember 2025, membutuhkan persiapan matang dari seluruh elemen masyarakat.

Aktivitas ngayah atau gotong royong yang dilakukan masyarakat sekitar menjelang upacara ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tradisi ini sejalan dengan visi pariwisata budaya yang diusung oleh pengelola DTW.

Pengelola DTW Tanah Lot kini tengah fokus melakukan berbagai persiapan menyambut karya besar tersebut. Persiapan meliputi penataan menyeluruh pada area pura dan perbaikan kebersihan lingkungan. Mereka juga menyiapkan fasilitas esensial bagi ribuan umat yang akan tangkil atau bersembahyang.

“Kami memastikan seluruh persiapan upacara dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat,” ujar I Wayan Sudiana, Manajer Operasional DTW Tanah Lot. Ia menambahkan bahwa kesiapan fasilitas bagi umat yang akan bersembahyang menjadi prioritas utama. Seluruh upaya ini dilakukan demi menciptakan suasana penuh makna spiritual.

Di tengah kesibukan persiapan upacara, suasana di sekitar Pura Luhur Tanah Lot justru tampak semarak. Kegiatan ngayah yang dilakukan masyarakat setempat menarik perhatian wisatawan. Pengunjung terlihat senang menyaksikan dan mengenal lebih dekat budaya gotong royong yang menjadi pondasi kuat masyarakat Bali.

Tradisi ngayah ini memperkuat citra Tanah Lot sebagai destinasi wisata yang kaya nilai budaya dan spiritualitas. Pengunjung memperoleh pengalaman berharga yang melampaui keindahan alam semata. Mereka dapat menyaksikan langsung kebersamaan unik masyarakat Bali dalam menjalankan tradisi keagamaan.

“Wisatawan asing terlihat antusias menyaksikan langsung tradisi ngayah yang kami lakukan,” tutur seorang pemangku adat setempat. Ia menjelaskan, gotong royong ini merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga. Tradisi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai filosofi hidup masyarakat Bali.

Baca Juga :  Jembrana kembali Raih Opini WTP dari BPK RI 

Selain fokus pada persiapan upacara, DTW Tanah Lot tetap menghadirkan atraksi budaya untuk memanjakan pengunjung. Pengelola sengaja menggelar latihan terbuka atraksi okokan dan tektekan khas Tabanan di area terbuka menjelang matahari terbenam. Pertunjukan ini menjadi daya tarik tambahan yang sukses menarik perhatian para wisatawan.

Latihan terbuka okokan dan tektekan ini menampilkan tarian dan tabuh gamelan tradisional. Pengunjung terlihat antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. Beberapa di antara mereka bahkan secara aktif ikut berpartisipasi mencoba memainkan kulkul dan alat musik gamelan yang dipentaskan.

“Pagelaran pertunjukan latihan ini kami hadirkan sebagai atraksi tambahan menjelang matahari terbenam,” kata I Wayan Sudiana. Ia menegaskan, pihaknya berupaya menjaga tingkat kunjungan turis stabil meskipun sedang memasuki periode low season. Atraksi spontan ini memberikan nilai tambah signifikan bagi pengalaman wisatawan.

Dengan menghadirkan aktivitas budaya secara langsung di area wisata, pengelola berupaya menjaga tingkat kunjungan. Mereka memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan yang datang, meskipun berada di luar masa puncak kunjungan. Tanah Lot sukses memadukan pesona alam dan spiritualitas yang sangat mendalam. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI