Monday, May 25, 2026
Monday, May 25, 2026

Tumpukan Sampah Meluber di Jalan Protokol, Ratusan ASN Tabanan Gelar Aksi Bersih-bersih

TABANAN, MediaBaliNews – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Ratusan aparatur sipil negara turun langsung membersihkan tumpukan limbah tercampur pada beberapa kawasan protokol strategis setempat. Langkah darurat ini menjadi respons langsung pemerintah terhadap ancaman pencemaran lingkungan yang mulai meresahkan warga kota.

“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujar Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila saat memimpin aksi, Jumat (22/5/2026).

Krisis lingkungan ini bersumber dari lonjakan drastis volume limbah rumah tangga pasca-pemberlakuan kebijakan tata kelola baru. Sebagian besar warga kota kedapatan belum memilah jenis sampah mereka secara mandiri dari lingkungan rumah. Akibatnya, tumpukan sampah plastik dan organik menyumbat jalur pedestrian hingga merusak estetika ruang terbuka hijau.

“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” katanya.

Kondisi tersebut merupakan dampak langsung dari berlakunya Surat Edaran Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang percepatan tata kelola. Kebijakan baru tersebut melarang total pembuangan sampah non-residu ke dalam Tempat Pembuangan Akhir Mandung sejak awal Mei. Otoritas kebersihan setempat kini hanya mengizinkan pengangkutan jenis limbah sisa atau residu akhir menuju tempat pembuangan.

“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Aksi gotong royong lintas perangkat daerah ini menyisir area Timur hingga Barat Lapangan Alit Saputra. Petugas kebersihan bersama para pegawai negeri sipil mengemas ratusan kilogram kantong plastik di sepanjang Jalan Gajah Mada. Pemerintah daerah memusatkan kosentrasi pembersihan pada jalur-jalur utama yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat harian.

Baca Juga :  Polres Tabanan Gelar Tes Urine Mendadak, Pastikan Personel Bebas Narkoba

“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” tuturnya.

Operasi kebersihan ini sekaligus mendukung penuh implementasi regulasi pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai tingkat provinsi. Instansi terkait terus mengedukasi publik agar mengubah pola pikir konsumtif terhadap penggunaan kemasan plastik berbahaya. Pemerintah daerah mengancam akan mengevaluasi sistem pengawasan lingkungan jika tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah.

“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” pungkas Sekda. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI