JEMBRANA, MediaBaliNews — Hujan berintensitas tinggi yang berlangsung lama disertai angin kencang diduga menjadi penyebab utama tumbangnya pohon jati di Lingkungan B.B. Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu malam (23/11).
Cuaca buruk yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita membuat kondisi pohon tidak mampu menahan hembusan angin kuat.
Saat dikonfirmasi, Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan, berdasarkan hasil kaji cepat TRC Regu I BPBD Jembrana, pohon jati berdiameter sekitar 25 centimeter dan tinggi kurang lebih 5 meter itu tumbang ke badan jalan gang, menimpa kabel listrik dan menutup akses warga.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang menjadi faktor pemicu kerentanan pohon, terlebih saat kondisi tanah mulai jenuh air.
“Curah hujan sejak sore hingga malam ditambah hembusan angin signifikan menyebabkan pohon tidak stabil dan akhirnya tumbang,” ungkapnya, Senin (24/11/2025).
Laporan kejadian diterima Pusdalops pada pukul 06.00 Wita dari Kaling B.B. Agung. TRC Regu I langsung bergerak ke lokasi, melakukan pemotongan dan pembersihan material mulai pukul 06.15 hingga 06.45 Wita.
Setelah dilakukan penanganan, akses warga kini kembali terbuka, namun kabel listrik yang tertimpa masih membutuhkan penanganan lanjutan dari PLN.
“Tidak ditemukan kerusakan lain, korban jiwa, maupun kerugian material dalam kejadian ini. BPBD tetap mengimbau warga waspada mengingat cuaca angin dan hujan deras berpotensi berlanjut,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















