Wednesday, April 22, 2026
Wednesday, April 22, 2026

Maut di Pesisir Kuta Selatan, Turis Asal China Tewas Tenggelam di Pantai Canna

MANGUPURA, MediaBaliNews – Tragedi perairan kembali merenggut nyawa pelancong mancanegara yang sedang menikmati suasana pesisir selatan Kabupaten Badung, Bali.

Seorang pemuda berkebangsaan China berinisial LM kehilangan nyawa setelah terseret arus saat berenang di area Pantai Canna. Tim penolong menemukan raga pria berusia dua puluh dua tahun tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa pada dasar laut.

“Aparat kepolisian telah mengonfirmasi adanya laporan mengenai penemuan jenazah warga negara asing yang diduga kuat tewas akibat tenggelam,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Ady Saputra Jaya, Jumat (13/2).

Peristiwa pilu ini bermula ketika rekan korban melaporkan hilangnya sang teman kepada petugas penjaga pantai di lokasi Beach Club. I Wayan Suta Ariyana selaku personil life guard segera melakukan penyisiran menyeluruh di titik terakhir korban terlihat sedang berenang. Petugas tersebut mengarahkan pandangannya ke seluruh penjuru air guna mendeteksi keberadaan tubuh pemuda malang yang mendadak hilang ditelan ombak.

“Saksi mata yang bertugas sebagai penjaga pantai langsung melakukan upaya pencarian mandiri segera setelah menerima laporan dari teman korban,” tuturnya.

Setelah melakukan penyisiran selama dua puluh menit, saksi menemukan tubuh korban berada dalam posisi tertelungkup di bawah permukaan air. Jasad pemuda tersebut terombang-ambing pada jarak sekitar dua puluh meter dari garis pantai dengan kedalaman air mencapai dua meter. Tim evakuasi kemudian membawa jenazah pria yang hanya mengenakan celana pendek cokelat itu menuju area daratan yang lebih aman.

“Petugas menemukan posisi korban sudah tidak bergerak di dalam air pada kedalaman yang cukup mengkhawatirkan bagi para perenang,” katanya.

Nelayan setempat turut membantu proses pemindahan jenazah sebelum petugas medis datang menggunakan unit ambulans milik Dinas Pariwisata Badung. Pihak kepolisian segera mengirim jasad warga negara China tersebut ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah guna pemeriksaan lebih lanjut. Satuan Polisi Perairan dan Udara Polresta Denpasar kini memegang kendali penuh atas penyelidikan perkara kecelakaan yang menimpa turis asing tersebut.

Baca Juga :  Polsek Kuta Amankan Pelaku Penusukan di Depan Monumen Bom Bali

“Personel dari Sat Polairud Polresta Denpasar saat ini tengah menangani kasus kecelakaan air tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian,” jelasnya.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pengelola wisata pantai untuk terus meningkatkan standar pengawasan terhadap aktivitas para tamu. Wisatawan sangat dianjurkan untuk tidak berenang terlalu jauh dari jangkauan pantauan petugas demi menghindari risiko fatal akibat arus bawah laut. Polisi berkomitmen untuk terus mensosialisasikan pentingnya menjaga kewaspadaan diri selama menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi perairan Pulau Dewata.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu mengutamakan faktor keselamatan pribadi ketika beraktivitas di kawasan pantai yang terbuka,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI