Sunday, May 31, 2026
Sunday, May 31, 2026

Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah Warga di Mendoyo

JEMBRANA, MediaBaliNews – Akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, sejumlah rumah warga di Kecamatan Mendoyo, Jembrana alami kerusakan.

Menurut informasi, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Jumat malam 6 Maret 2026 kemarin mengakibatkan beberapa atap rumah warga rusak, dapur semi permanen roboh, hingga pohon tumbang yang menimpa pagar rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi hampir bersamaan di beberapa wilayah di Kecamatan Mendoyo.

“Penyebab utama kejadian ini adalah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa atap rumah warga rusak, bahkan ada bangunan dapur semi permanen yang mengalami kerusakan,” ungkapnya, Sabtu (7/3/2026).

Kejadian pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.30 Wita di Banjar Dangin Marga, Desa Delodberawah. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada atap rumah dan dapur milik tiga warga setempat.

Warga yang terdampak yakni I Gede Sugiadnyana dengan kerusakan sekitar 30 genteng pada atap rumah, I Putu Nastra yang dapur semi permanennya rusak, serta Ketut Agus Mahardika yang mengalami kerusakan sekitar 100 genteng pada atap rumah.

Tak lama berselang, sekitar pukul 20.00 Wita, cuaca ekstrem kembali menimbulkan kerusakan di Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan yang sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan, baik rumah tinggal, dapur, kamar mandi hingga kandang bebek.

Total kerugian materiil dari kejadian di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp. 2,4 Juta. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon mangga setinggi sekitar 10 meter tumbang di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan. Pohon tersebut menimpa pagar rumah milik warga bernama Ni Komang Arini serta merobohkan atap asbes pada bagian kamar dan dapur rumahnya.

Baca Juga :  Satpolairud Evakuasi Mayat Mengapung di Perairan Sembulungan ke RSU Negara

Artana Putra menambahkan, setelah menerima laporan, tim reaksi cepat BPBD Jembrana langsung turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat serta penanganan darurat.

“Tim TRC bersama Pusdalops BPBD langsung melakukan penanganan, termasuk membersihkan pohon tumbang dan melakukan pendataan kerusakan rumah warga,” terangnya.

Secara keseluruhan, kejadian cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sedikitnya sembilan kepala keluarga terdampak di wilayah Kecamatan Mendoyo. Meski menimbulkan kerusakan bangunan, seluruh warga dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang,” pungkasnya.(gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI