Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Jatuh ke Jurang Enam Meter, Pemuda Bondowoso Tak Sadarkan Diri di Selemadeg

TABANAN, MediaBaliNews – Nasib malang menimpa seorang pengendara motor asal Bondowoso saat melintasi jalan umum jurusan Antap Kaja menuju Bajera. Korban berinisial ASW terperosok ke bawah Jembatan Pangkung Berembeng dengan kedalaman mencapai enam meter pada Senin pagi. Kondisi jalan yang menikam tajam serta minim lampu penerangan diduga menjadi pemicu utama kecelakaan tunggal ini.

“Personel kami menerima laporan warga pukul 07.10 Wita dan tiba di lokasi lima menit kemudian untuk evakuasi,” kata Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, memberikan keterangan resmi.

Petugas kepolisian segera menuruni tebing sungai untuk mengangkat tubuh korban yang sudah dalam keadaan tidak berdaya. Pemuda berusia 27 tahun tersebut menderita luka robek serius pada bagian tumit serta lutut kaki kanan. Tim medis juga menduga korban mengalami patah tulang pada bagian kaki kiri serta tangan kiri akibat benturan.

“Petugas langsung membawa korban ke Puskesmas Selemadeg sebelum akhirnya dirujuk menuju RSUD Tabanan karena luka berat,” ujar AKP I Gusti Made Berata menjelaskan prosedur penanganan medis korban.

Motor Honda Vario bernomor polisi DK 2815 FDD milik korban ditemukan tersangkut di antara bebatuan aliran air sungai. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah pada bagian cover depan serta stang motor yang tampak bengkok. Polisi mengerahkan bantuan warga lokal untuk menarik bangkai kendaraan tersebut naik kembali menuju bahu jalan raya.

“Kerugian material akibat kerusakan sepeda motor ini diperkirakan mencapai angka lima juta rupiah berdasarkan hasil olah TKP,” tutur AKP I Gusti Made Berata mengenai dampak kerugian fisik kendaraan.

Pihak kepolisian masih menunggu kondisi kesehatan korban stabil sebelum melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut secara hukum. Saat ini, ASW belum memberikan respons komunikasi apa pun kepada tim penyidik yang berjaga di rumah sakit. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan dan mencatat identitas para saksi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Hendak Pasang Jaring, ABK Kapal Ikan Asal Jembrana Jatuh hingga Tenggelam di Pantai Soka

“Sampai saat ini korban belum dapat dimintai keterangan oleh tim penyidik karena yang bersangkutan sama sekali tidak merespons,” ungkap AKP I Gusti Made Berata terkait hambatan proses penyelidikan awal.

Dua warga setempat, I Gusti Ketut Sukariasa dan I Nyoman Agus Saputra, menjadi saksi kunci dalam peristiwa nahas ini. Mereka merupakan orang pertama yang mendengar suara benturan keras dari arah bawah jembatan pada pukul tujuh pagi. Keterangan saksi menyebutkan bahwa korban melaju dari arah selatan dan terlihat terlalu mengambil jalur ke kanan.

“Saksi melihat pengendara berkendara terlalu ke kanan sampai melewati badan jalan sebelum akhirnya terjatuh ke bawah jembatan,” pungkas AKP I Gusti Made Berata. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI