Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Razia Lapas Tabanan, Petugas Gabungan Sisir Sel, Seratus Napi Jalani Tes Urine Mendadak

TABANAN, MediaBaliNews – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan menggelar operasi penggeledahan besar-besaran pada seluruh kamar hunian warga binaan pemasyarakatan.

Petugas gabungan menyisir setiap sudut ruangan demi memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam penjara. Kegiatan mendadak ini berlangsung secara serentak bersama jajaran aparat penegak hukum pada hari Senin, 6 April 2026 kemarin.

“Kegiatan razia dan tes urine ini kita laksanakan bersama APH sebagai bagian dari rangkaian HBP, sekaligus mendukung program pemerintah serta upaya deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujar Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo.

Pihak Lapas menggandeng jajaran Kodim 1619 Tabanan beserta Kepolisian Resor Tabanan untuk memperkuat pengamanan selama proses penggeledahan berlangsung. Tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung juga turut terjun langsung memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan pemeriksaan urin massal. Sinergi lintas instansi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban lingkungan hunian para narapidana secara maksimal.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan APH yang turut terlibat dalam pelaksanaan razia dan tes urine ini sebagai wujud sinergi dan kolaborasi dalam memastikan situasi kamtib Lapas selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Prawira Hadiwidjojo dengan nada optimis.

Aksi nyata ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengusung tema pelayanan prima. Manajemen Lapas berkomitmen penuh menjalankan lima belas program aksi kementerian guna mewujudkan institusi yang bersih dan berintegritas tinggi.

Langkah deteksi dini menjadi prioritas utama petugas untuk menangkal segala potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul dari dalam sel.

“Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini serta mencegah peredaran barang terlarang di dalam Lapas,” kata Prawira menegaskan komitmen lembaganya.

Baca Juga :  Dua Pohon Tumbang Terjang Tabanan, BPBD Gerak Cepat Amankan Jalur

Dokter Lapas kemudian memimpin langsung jalannya pemeriksaan medis terhadap puluhan petugas dan ratusan warga binaan yang terpilih secara acak. Sebanyak lima puluh tiga orang petugas serta seratus orang narapidana wajib menjalani prosedur tes urine sesuai protokol kesehatan. Tim medis bekerja secara profesional untuk memastikan akurasi data hasil pemeriksaan laboratorium pada hari yang sangat sibuk tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kepada 53 orang petugas serta 100 orang Warga Binaan yang mengikuti tes urine hasilnya negatif semua,” tutur Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi secara resmi.

Ketiadaan temuan zat narkotika membuktikan bahwa sistem pengawasan internal pada Lapas Kelas IIB Tabanan sudah berjalan sangat efektif. Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi pihak pengelola untuk terus mempertahankan zona integritas bebas dari peredaran gelap narkoba. Seluruh jajaran pemasyarakatan sepakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui inspeksi rutin yang dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa kondisi Lapas Tabanan dalam keadaan bersih dari penyalahgunaan narkotika melalui sinergi bersama Aparat Penegak Hukum,” ujar Luh Putu Tresnadewi menutup laporannya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI