Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Remisi Idul Fitri Lapas Tabanan Bawa Harapan Baru Warga Binaan

TABANAN, MediaBaliNews – Lapas Kelas IIB Tabanan memberi remisi Idul Fitri kepada banyak warga binaan. Staf penjara merayakan hari kemenangan bersama para narapidana muslim setempat.

Pemberian hadiah masa tahanan menambah rasa bahagia pada hari raya suci. “Hari ini teman-teman membuktikan komitmen untuk berubah menjadi lebih baik,” ujar Kepala Lapas Tabanan Prawira Hadiwidjojo.

Petugas lapas mencatat empat puluh delapan orang menerima potong masa tahanan. Pemerintah pusat memberi pengurangan masa hukuman mulai lima belas hari. Warga binaan selalu menunjukkan sikap sangat baik selama masa pembinaan harian.

“Pertahankan hal baik tersebut dan jadikan pijakan melangkah ke arah lebih baik,” kata Prawira menambahkan.

Para penerima remisi menyambut momen perayaan ini dengan tangis penuh haru. Mereka merayakan hari kemenangan besar setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan.

Pengurangan sanksi hukuman membawa harapan hidup baru bagi mereka untuk pulang. “Semoga momen ini menjadi pengingat setiap orang selalu memiliki kesempatan memperbaiki diri,” tutur Prawira menegaskan.

Kepala lapas sungguh meminta semua warga binaan memaknai Idul Fitri sekarang. Perayaan tahunan ini harus berfungsi sebagai momentum penting untuk memperkuat tekad. Negara selalu menaruh kepercayaan sangat besar kepada para narapidana patuh.

“Negara selalu menghargai setiap warga binaan yang terus berupaya menjadi pribadi unggul,” ucap Prawira lugas.

Narapidana bernama Abdul merasakan suasana kebahagiaan berbeda pada perayaan Idul Fitri. Pria paruh baya ini menganggap surat remisi tersebut sebagai hadiah paling berarti. Dia baru mendapat berkah sangat luar biasa setelah rajin mematuhi aturan. “Rasanya sungguh campur aduk antara tangis haru dan rasa bahagia yang mendalam,” ungkap Abdul tersenyum.

Hadiah potongan masa kurungan terus memacu semangat hidup Abdul untuk berkelakuan sangat baik. Dia sudah berjanji akan terus mengikuti semua program pembinaan lapas. Petugas jaga lapas terus memantau perkembangan perilaku mereka setiap hari tanpa henti. “Ini menjadi penyemangat hidup bagi saya untuk terus menjalani masa pidana baik,” lanjut Abdul berharap.

Baca Juga :  Mulyadi-Sengap 1, Sanjaya-Dirga 2, Bupati Incumbent Wajib Cuti 25 September

Rincian catatan data lapas menunjukkan tiga puluh satu orang mendapat potongan satu bulan. Empat belas narapidana resmi menerima pengurangan masa kurungan sebanyak lima belas hari. Dua orang narapidana lain berhasil memperoleh potongan masa hukuman mencapai angka dua bulan. “Kami selalu menilai rekam jejak mereka secara objektif tanpa ada perlakuan khusus,” ujar Prawira menjelaskan.

Satu orang warga tersisa sukses mengantongi potongan masa kurungan penjara selama enam minggu penuh. Gema suara takbir terus mengiringi rasa syukur narapidana di dalam lingkungan lapas. Momen suci lebaran ini menutup ibadah bulan Ramadan dengan sangat penuh makna. “Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin untuk semua,” tutup Prawira mengakhiri.

Pihak lembaga pemasyarakatan terus berharap kegiatan pembinaan sosial ini mampu menekan angka kejahatan. Mantan narapidana harus berani membuka lembaran hidup baru setelah keluar dari penjara. Keluarga kandung di rumah pasti menanti kepulangan sanak saudara dengan hati sangat gembira. “Dukungan keluarga sungguh memainkan peran vital dalam menjaga mental para warga binaan,” tegas Prawira. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI