TABANAN, MediaBaliNews – Ekor antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, kian mengular panjang hingga menembus jarak satu kilometer pada Kamis (15/10/2026) pagi.
Menyikapi situasi yang kian melelahkan bagi para pengguna jalan tersebut, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tabanan turun langsung menyisir barisan kendaraan guna menggelar pemeriksaan kesehatan terbatas serta membagikan pasokan vitamin dan air mineral secara cuma-cuma.
Aksi pelayanan sosial di tengah sengatan terik matahari itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Tabanan, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., bersama KBO Binmas serta tim medis Seksi Dokkes, Samapta, dan Satlantas mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WITA.
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan barisan kendaraan yang membengkak drastis. Rombongan mobil membentang sepanjang 500 meter, sementara antrean sepeda motor mengular nyaris satu kilometer, terhitung mulai dari kawasan Banjar Anyar Simpang Rindam, melintasi depan dispenser SPBU, hingga mengekor jauh ke arah Perumahan Sanggulan.
Kompol I Ketut Tomiyasa memaparkan bahwa langkah jemput bola ini merupakan respons cepat kepolisian dalam memitigasi risiko kesehatan para pengendara yang terjebak antrean berjam-jam.
Pihaknya menuturkan, kelelahan fisik dan dehidrasi akibat cuaca panas rentan membuat daya tahan tubuh warga merosot tajam.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin gratis ini menjadi wujud nyata semangat kepolisian yang peduli pada kondisi fisik masyarakat. Kami tidak ingin ada warga yang kelelahan atau jatuh sakit saat mengantre bahan bakar,” tutur Tomiyasa saat memberikan keterangan di sela-sela pemantauan di SPBU Sanggulan, Kamis siang.
Pihak aparat tidak ingin tinggal bungkam membiarkan para pengemudi tumbang di atas jok kendaraan hingga terpaksa dilarikan ke instalasi gawat darurat puskesmas terdekat.
Sebanyak 25 personel diterjunkan khusus menangani posko layanan kesehatan keliling dan pembagian air mineral di titik tersebut.
Secara keseluruhan, Polres Tabanan menyiagakan 125 personel gabungan yang disebar secara serentak di lima titik SPBU rawan kemacetan di wilayah hukum Tabanan.
Seizin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., Wakapolres membeberkan bahwa selain memberikan sokongan medis, petugas Satlantas dan Samapta terus bergerak mengurai simpul kepadatan di mulut gang masuk perumahan dan persimpangan arteri.
Upaya rekayasa arus lalu lintas dilakukan secara konsisten agar akses jalan umum tidak lumpuh total.
“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap tertib, aman, dan kondusif, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga keselamatan fisik selama mengantre,” tegas Tomiyasa menambahkan.
Langkah humanis aparat penegak hukum ini menepis anggapan adanya iktikad buruk pembiaran terhadap krisis distribusi BBM di tingkat tapak, sekaligus mendapat sambutan hangat dari para pengendara yang merasa terbantu di tengah penantian panjang mendapatkan bahan bakar.
Hingga patroli berakhir pada pukul 10.30 WITA, arus kendaraan di kawasan Sanggulan terpantau berangsur tertib di bawah kawalan ketat personel kepolisian. (ang/mbn)






















