DENPASAR, MediaBaliNews – Tim penyelamat menemukan enam jenazah korban banjir Denpasar pada hari kedua pencarian. Korban ditemukan di sekitar Muara Waduk Tukad Badung. Penemuan ini menambah jumlah korban tewas akibat bencana hidrometeorologi.
“Enam jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sanglah. Mereka terdiri dari lima perempuan dan satu laki-laki, yang ditemukan di sekitar muara waduk,” ujar I Nyoman Sidakarya, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Identitas para korban dikonfirmasi di rumah sakit. Jenazah korban bernama Ni Nyoman Sari diidentifikasi melalui kartu koperasi. Sementara itu, lima korban lainnya adalah Ni Wayan Werni, Ibu Tasnim, Ni Ketut Merta, Farwa Husein, dan Maimunah.
“Kami menunggu hasil identifikasi resmi dari tim forensik rumah sakit. Kami tidak ingin memberikan informasi simpang siur kepada publik,” jelasnya.
Pencarian berlanjut di sepanjang aliran Tukad Badung. Tim SAR menghadapi hambatan berupa visibilitas terbatas akibat air keruh dan banyaknya timbunan sampah. Beton runtuh juga menjadi penghalang utama pencarian.
“Kondisi di lapangan sangat menantang. Tim SAR menghadapi arus deras, timbunan sampah, dan beton runtuh yang menjadi penghambat utama pencarian,” terang Komandan Batalyon Infanteri 741/GN, Mayor Inf. Bima Anggara.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari 208 personel dari 31 unsur masih mencari dua korban yang hilang. Mereka adalah Ibu Made Suwitri dan Bapak Amin Suwandi. Keduanya terakhir kali terlihat di area Pasar Kumbasari dan Jalan Cokroaminoto.
“Kami akan terus melanjutkan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Kami mengerahkan seluruh personel dan peralatan yang ada di lapangan,” tuturnya. (ang/mbn)






















