Sunday, July 26, 2026
Sunday, July 26, 2026

Buntut Video Viral Satpas SIM, Polresta Denpasar Periksa Anggota DL dan Buru Pemeras

DENPASAR, MediaBaliNews – Kepolisian Resor Kota Denpasar mengambil langkah radikal dalam membersihkan lini pelayanan publiknya dari praktik ilegal. Menyikapi potongan video viral terkait pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di luar prosedur resmi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Seksi Propam langsung melakukan penindakan internal terhadap anggotanya sekaligus melaporkan balik oknum pemeras yang memanfaatkan situasi tersebut.

“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran prosedur pelayanan yang dilakukan oleh anggota di lapangan, sekaligus berkomitmen menyelesaikan upaya intimidasi eksternal secara profesional sesuai aturan hukum,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., Selasa, 14 Juli 2026.

Kasus ini bermula dari beredarnya sebuah video di berbagai platform media sosial yang memperlihatkan adanya celah pelayanan SIM A yang tidak sesuai mekanisme di Satpas SIM Polresta Denpasar.

Berdasarkan hasil investigasi mendalam, pemohon yang ada di dalam rekaman video tersebut rupanya datang bersama sebuah kelompok terorganisir yang sengaja merancang skenario jebakan.

“Pemohon tersebut datang bersama rekannya dalam satu kelompok. Hasil pendalaman membuktikan ada salah satu oknum petugas Satpas kami yang tergiur membantu mereka mendapatkan SIM A di luar Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen menjaga marwah Korps Bhayangkara, oknum anggota Satlantas Polresta Denpasar berinisial DL yang terbukti memuluskan pengurusan SIM ilegal tersebut langsung dicopot dari posisinya.

Saat ini, Aipda DL tengah menjalani pemeriksaan intensif di ruang Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Denpasar atas pelanggaran disiplin dan kode etik berat.

Pihak kepolsiian menegaskan akan menjatuhkan sanksi demosi hingga kurungan jika dakwaan pungutan liar atau maladminstrasi tersebut terbukti secara sah dalam sidang etik.

Di sisi lain, Kasat Lantas mengungkapkan fakta mengejutkan di balik viralnya video tersebut. Pasca-rekaman itu meledak di media sosial, Kompol Bhayangkara mengaku dihubungi secara berondong oleh dua orang pria asal luar Bali yang mengaku-ngaku sebagai wartawan/jurnalis media nasional.

Baca Juga :  Sasar Pelajar, Bidang Keswan Gelar KIE Bahaya Rabies

Bukannya menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, kedua oknum tersebut justru mencoba melakukan lobi dan negosiasi haram. Mereka menawarkan jaminan untuk menghapus take down, seluruh pemberitaan dan video tersebut dari dunia maya dengan syarat pihak kepolisian menyetorkan sejumlah uang tebusan.

“Mereka terus menghubungi petugas secara intensif, meneror, dan berupaya mengatur janji temu di luar kantor dengan berbagai alasan untuk meminta sejumlah uang. Upaya pemerasan bermodus dalih jurnalistik tersebut secara tegas kami tolak,” tegas Kasat Lantas.

Pihak Polresta Denpasar memastikan telah mengantongi bukti digital berupa rekaman suara dan pesan singkat dari kedua oknum tersebut dan akan segera memproses hukum tindakan pemerasan dan intimidasi ini ke ranah pidana umum.

Setelah dilakukan pencocokan data antarsatuan fungsi, identitas kedua oknum yang mengaku wartawan tersebut ternyata sama dengan terduga pelaku pengancaman menggunakan besi pemukul brass knuckle dan pecahan botol di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026.

Salah satu pelaku utama dari komplotan ini sebelumnya juga telah dinyatakan positif mengonsumsi psikotropika golongan Benzodiazepine.

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, Satlantas Polresta Denpasar akan memperketat pengawasan elektronik di area Satpas SIM melalui optimalisasi kamera pengawas (CCTV) di setiap sudut ujian teori maupun praktik, guna memastikan sistem pelayanan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari calo. Masyarakat diimbau untuk mengikuti seluruh tahapan permohonan SIM secara mandiri sesuai koridor hukum resmi. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI