Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Depresi, Penumpang Kapal Tercebur ke Selat Bali

JEMBRANA, MediaBaliNews – Seorang penumpang salah satu Kapal Muat Penumpang (KMP) di Pelabuhan Gilimanuk diduga mengalami depresi sehingga berontak saat akan diantar untuk berobat ke Pulau Jawa. Akibatnya penumpang tersebut terpeleset hingga tercebur ke laut. Beruntung korban berhasil diselamatkan oleh seorang nelayan setempat.

Dari data yang diperoleh, penumpang tersebut atas nama Sukarman,53 asal Blitar, Jawa Timur dan saat ini tinggal bersama keluarganya di Kelurahan Gilimanuk, Kecanatan Melaya, Kabupaten Jembrana atas nama Wayan Surata. Korban diduga mengalami depresi sehingga akan diajak berobat ke Banyuangi, Jatim namun korban terus menolak dan naas saat di dalam kapal korban sempat berontak dan tercebur ke selat Bali.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat ditemui, Sabtu (24/09/2022) mengatakan, korban tersebut adalah salah satu penumpang KMP Agung Samudera IX. “Ya benar ada warga yang tercebur ke selat Bali. Dari laporan anggota dilapangan, kejadian tersebut terjadi sekita Pukul 09.45 Wita, dan korban yang ditemukan oleh nelayan sekitar 300 meter dari darmaga LCM sudah berhasil evakuasi dengan keadaan selamat,” ungkap Kapolres Dewa Juliana.

Dari keterangan saksi, lanjut Kapolres Dewa Juliana, korban yang menyeberang bersama keluarganya dari Gilimanuk tujuan Banyuwangi untuk berobat. “Korban akan diajak berobat ke Jawa karena mengalami depresi yang tidak kunjung sembuh. Setelah mobil naik ke kapal dan korban turun, Sukarman tiba-tiba berontak dan terjatuh dari atas kapal hingga terseret arus. Saat korban memberontak, sempat dipegang sama saksi namun terlepas dan jatuh,” paparnya.

Kapolres Dewa Juliana juga mengatakan, saat kejadian terjadi beruntung nelayan setempat melihat kejadian tersebut, sehingga langsung di evakuasi ke daratan. “Selanjutnya Korban dibawa ke Puskesma II Melaya untuk pengecekan. Saat ini korban masih ditangani oleh Tim Medis Puskesmas II Melaya dan kondisi Korban sudah sadarkan diri/membaik serta menunggu hasil observasi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pertama Masuk Kerja, Bupati Kembang Hartawan Ngantor di RSU Negara

Disinggung mengenai percobaan bunuh diri, Kapolres Dewa Juliana menjelaskan, belum dapat dipastikan, lantaran korban mencoba berenang dan mengambang saat di evakuasi. “Kalau memang berniat untuk bunuh diri, korban pasti berusaha untuk menenggelamkan dirinya di laut, namun itu belum dapat dipastikan, lantaran saksi dilokasi mengatakan murni terpeleset dan terjatuh ke laut,” tandasnya. (jar/war/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI