Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Diterjang Angin Puting Beliung, Kandang Ayam Milik Warga di Jembrana Roboh, Kerugian Capai Puluhan Juta

JEMBRANA, MediaBaliNews – Diterjang angin puting beliung, kandang ayam petelur milik warga di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana roboh, Senin (7/10/2024).

Saat ditemui, Oka Sade pemilik dari ternak ayam petelur ini mengatakan, peristiwa angin kencang disertai hujan gerimis terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Dimana, saat itu dirinya mengaku sedang tertidur dan tiba-tiba mendengar adanya suara yang berasal dari kandang ayam miliknya.

Mendengar adanya suara tersebut, ia pun keluar dan mengecek sumber suara. Saat itu, ia mendapati dua bangunan kandang ayam miliknya sudah dalam keadaan roboh.

“Setelah saya menghidupkan semua lampu, ternyata 4 bangunan milik saya sudah roboh, ” ungkapnya.

Kemudian, dari 4 bangunan yang roboh tersebut terdiri dari dua bangunan kandang ayam dengan luas 4 meter x 7 meter dan 5 meter x 8 meter. Sedangkan, dua bangunan lainnya merupakan satu kandang babi dengan luas 3 meter x 2,5 meter dan bangunan tempat menjemur pakaian dengan luas 3 meter x 2 meter.

Akibat kejadian tersebut, ratusan ayam petelur miliknya terancam tidak bisa menghasilkan telur hingga beberapa hari kedepan. Lantaran, saat ini ratusan ayam miliknya sedang dalam kondisi stres.

Dimana, ratusan ayam petelur miliknya biasanya dapat menghasilkan telur mulai dari 200 butir hingga 300 butir telur perharinya.

“Kalau mengenai kerugian kita hitung-hitung ada sekitar Rp. 25 Juta totalnya, ” jelasnya.

Sementara, Kepala Lingkungan Samblong, Kekurahan Sangkaragung, I Gede Utama Yasa menerangkan, terdapat belasan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap diwilayahnya.

“Mungkin ada sekitar 14 KK yang terdampak. Kerusakannya itu di genteng, cuman ini ada warga yang kadang ayamnya terdampak, ” terangnya.

Terpisah, Kalaks BPBD Kabupaten Jembrana, Agus Artana Putra menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan dan pendataan terhadap beberapa titik rumah warga yang terdampak dari peristiwa angin puting beliung.

Baca Juga :  Festival Budaya Loloan Jaman Lame Kembali Digelar, Sejumlah Tradisi Disungguhkan Kepada Masyarakat

“Jadi nanti, setelah seluruhnya kita bisa data, baru kita informasikan. Dari masyarakat, ini memang tidak disangka karena angin ini begitu tiba-tiba. Dan dari informasi yang kita terima juga tidak ada kejadian yang ekstrem sebenarnya, baik dari BMKG maupun yang lainnya, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI