JEMBRANA, MediaBaliNews – Guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (KUP) gelar pasar murah di Gedung Ir Soekarno, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Jumat (23/2).
Menurut informasi, pasar murah ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang bekerjasama dengan Bulog Wilayah Jembrana.
Pasar murah ini menyediakan paket sembako berisi 10 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng dengan harga Rp. 138 Ribu, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas KUP Jembrana, I Komang Agus Adinata, mengatakan bahwa pasar murah ini digelar di tiga lokasi berbeda. Sebelumnya di Pekutatan, Kamis (22/2) kemarin, kemudian hari ini Jumat (22/2) di Gedung Ir Soekarno, dan terakhir di Baler Bale Agung pada pekan depan.
“Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Kita sediakan berbagai kebutuhan dengan harga lebih murah dari pasaran,” ungkapnya.
Pada gelaran pasar murah tersebut diserbu warga yang ingin mendapatkan harga sembako yang lebih murah. Diketahui, harga komoditi di pasar umum Negara terpantau stabil. Beras premium dan medium tetap di harga Rp. 17 Ribu dan Rp. 16 Ribu per kilogram. Kedelai lokal juga tetap di harga Rp. 15 Ribu per kilogram.
Namun, harga cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp. 75 Ribu menjadi Rp. 80 Ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, bawang merah, dan bawang putih tetap stabil.
Dalam pasar murah yang digelar di Gedung Ir Soekarno ini tak luput diserbu oleh warga, seperti Ni Komang Ayu Tri Apriani Dewi (38) warga yang dengan antusias membeli beberapa kebutuhan pokok.
“Saya beli telur dan minyak goreng. Lebih murah disini,” terangnya.
Menurutnya, harga telur lebih murah dibanding harga eceran di warung ataupun pasar umum. Di pasar murah Rp 1.700 per butir, sedangkan harga di warung Rp. 2 Ribu per butir. (gsn/mbn)


























