JEMBRANA, MediaBaliNews – Diduga dipicu korsleting listrik dari stop kontak di atas lemari plastik, sebuah rumah tinggal milik Ahmad Kurniawan (33) di Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, diamuk sijago merah, Jumat (14/8/2026).
Saat dikonfirmasi, Kasatpol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Saat kejadian, penghuni rumah sedang mencuci pakaian di kamar mandi, sementara anaknya berada di ruang tamu.
Tiba-tiba, anak tersebut berteriak memanggil ibunya. Setelah mendatangi anaknya, sang ibu kemudian melihat kobaran api yang cukup besar dari bagian stop kontak di atas lemari plastik yang berada di kamar depan.
“Lalu Ibu Ida pun segera meminta tolong kepada warga untuk bantu memadami api tersebut. Dirasa api tak kunjung padam, warga pun meminta bantuan kepada Pak Kelian untuk menelpon petugas Damkar,” ungkapnya.
Mendapati laporan tersebut, Regu 2 yang sedang bertugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu sekitar delapan menit.
Petugas mengerahkan tiga unit armada, yakni Armada Altora, Hino Tembak, dan Tangki Merah. Proses pemadaman berlangsung sekitar 60 menit dan menghabiskan 11.500 liter air.
Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran 6 meter × 7 meter mengalami kerusakan. Sejumlah barang turut hangus terbakar, di antaranya tiga lemari plastik, satu spring bed, satu kasur kapuk, kulkas, televisi, satu set sound system, uang tunai sekitar Rp. 15 Juta, serta perhiasan emas yang jumlahnya masih belum diketahui.
Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp. 150 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Petugas memastikan proses pemadaman berlangsung aman dan terkendali,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















