Sunday, November 1, 2026
Sunday, November 1, 2026

Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Galungan dan Kuningan, Pemkab Jembrana Gelar Pasar Murah

JEMBRANA, MediaBaliNews — Sebagai langkah menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUP) menggelar pasar murah di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (10/11/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Jembrana menekan potensi inflasi dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Analis Perdagangan Dinas KUP Jembrana, I Putu Gede Mahaputra mengatakan, kegiatan pasar murah tidak hanya untuk membantu masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan harga di pasaran.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan sekaligus menekan potensi inflasi harga di pasar umum,” ungkapnya.

Pasar murah ini merupakan yang pertama dari tiga titik pelaksanaan. Setelah di Lingkungan Baler Bale Agung, kegiatan serupa akan digelar di Kantor Desa Dangin Tukadaya pada Rabu (12/11) dan Parkir Pemkab Jembrana pada Jumat (14/11).

Kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan Bulog Wilayah Jembrana untuk menjamin ketersediaan stok dan harga komoditas.

Lebih lanjut, kata Mahaputra, harga beras di pasar murah ini dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) berkat kerja sama langsung dengan distributor.

“Harga yang kami sediakan, khususnya beras, sudah di bawah HET yang ditentukan pemerintah. Jelas lebih murah dari pasar karena kami bekerja sama langsung dengan distributor dan mengambil beras premium dan medium langsung di pabrik,” terangnya.

Total terdapat 800 kilogram beras disiapkan di setiap lokasi, terdiri dari beras premium, medium, dan SPHP Bulog. Selain beras, masyarakat juga bisa mendapatkan minyak goreng, telur, gula, bawang merah, dan bawang putih dengan harga terjangkau.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Jembrana berharap kestabilan harga bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan tenang tanpa khawatir lonjakan harga.

Baca Juga :  Beraksi di Dua TKP, Dua Pelajar SMP di Melaya Diamankan Polisi

Antusiasme warga pun terlihat meningkat menjelang siang. Salah seorang warga, Ni Komang Ayu Tri Apriani Dewi (38) mengaku, dengan adanya pasar murah ini membuat warga merasa terbantu.

“Saya beli telur dan minyak goreng. Lebih murah di sini. Harga telur di pasar murah Rp. 1.700 Rupiah perbutir, sedangkan di warung eceran Rp. 2.000 Rupiah. Lumayan selisihnya,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI