TABANAN, MediaBaliNews – Amuk si jago merah melalap habis bangunan Bale Gede milik I Made Surya Laksana. Peristiwa tragis ini terjadi di Banjar Tunjuk Kelod pada Kamis dini hari kemarin. Api muncul pertama kali sekitar pukul 00.45 WITA saat warga sedang tertidur lelap.
“Kami menerima laporan masyarakat mengenai kebakaran tersebut pada pukul delapan pagi tadi,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata.
Saksi Made Alit Kertadana terbangun setelah mendengar suara gaduh dari arah bangunan utama. Ia terkejut melihat kobaran api sudah membesar dan menyelimuti atap Bale Gede. Warga sekitar segera berdatangan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya saja.
“Saksi melihat kondisi api sudah sangat besar saat pertama kali keluar dari rumahnya,” tutur AKP I Gusti Made Berata memberikan penjelasan tambahan.
Warga berjibaku menjinakkan api selama satu jam sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Empat unit sepeda motor berbagai merek ikut hangus karena tidak sempat diselamatkan. Total kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai angka seratus lima puluh juta.
“Pemilik rumah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkan secara resmi,” tuturnya.
Upaya penyelamatan harta benda saat kebakaran di Desa Tunjuk memakan korban luka. I Nyoman Sujana mengalami luka bakar ringan pada beberapa bagian tubuhnya yang rentan. Ia terkena radiasi panas api saat berusaha menarik sepeda motor dari kobaran.
“Korban luka mengalami luka bakar pada tangan kiri, leher, dan juga telapak kaki,” ungkap Berata.
Warga Banjar Tunjuk Kelod bekerja keras memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan. Semangat gotong royong membuat kobaran api dapat terkendali dalam waktu singkat satu jam. Mereka menggunakan sumber air terdekat untuk menyiram titik api yang terus membesar itu.
“Saksi I Nyoman Sujana terkena efek panas api saat berusaha menyelamatkan sepeda motor,” jelas Berata.
Tim pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan tiba di lokasi kejadian pada pukul dua subuh. Petugas langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa. Bangunan Bale Gede berukuran tujuh meter persegi itu kini hanya menyisakan puing arang.
“Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan sisa bara api yang menyala,” kata AKP I Gusti Made Berata. (ang/mbn)


























