DENPASAR, MediaBaliNews – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Denpasar Selatan. Kobaran api yang dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan menyebar dengan cepat dan melumat sebuah gudang penyimpanan serta merembet ke sejumlah properti milik warga di sekitarnya.
“Dugaan awal pemicu kebakaran murni berasal dari api pembakaran sampah di halaman gudang yang menyambar tumpukan bahan mudah terbakar,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin, 6 Juli 2026.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu siang, 5 Juli 2026, sekitar pukul 13.00 WITA. Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) bertempat di Jalan Tukad Pancoran IV A 1 No. a1, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Kompleks bangunan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan kardus bekas kemasan buah sekaligus rumah tinggal milik Komang Andika (51).
“Kronologi petaka bermula sekitar pukul 12.00 WITA, saat seorang pegawai gudang menyalakan api untuk membakar tumpukan sampah di area halaman dalam,” ujarnya.
Ditinggal tanpa pengawasan yang ketat, bara api pembakaran sampah tersebut mendadak terbang dan menyambar tumpukan kardus kering bekas kemasan buah di dalam gudang. Hanya dalam waktu satu jam, tepatnya pukul 13.00 WITA, kobaran api sudah membesar secara dramatis hingga menimbulkan kepulan asap hitam pekat.
Korban sekaligus pemilik tempat, Komang Andika, menerangkan bahwa saat kejadian dirinya tengah beristirahat di dalam rumah yang terletak tepat di sebelah gudang. Ia mendadak tersentak bangun setelah mendengar teriakan histeris warga sekitar yang meneriakkan kata kebakaran. Saat keluar, ia mendapati api sudah mengepung seluruh bangunan. Korban bersama warga sempat mencoba memadamkan api menggunakan air keran seadanya, namun upaya tersebut sia-sia karena api terlanjur mengamuk.
Amukan si jago merah merembet cepat dan merusak aset milik tiga warga setempat, diantaranya milik Komang Andika sebuah gudang kardus, rumah tinggal, dan satu unit mobil Suzuki Jimmy hangus terbakar.
Milik korban Ida Bagus Mahendra Jaya, 52 tahun, jendela dan rumah hangus tersambar api. Ngurah Usayana berupa fasilitas toren penampungan air bersih pada rumah kos miliknya meleleh akibat radiasi panas terkena sambaran api.
Saksi mata di lokasi, Aris Dianto (50), mengonfirmasi bahwa dirinya sempat melihat pegawai gudang tersebut membakar sampah di dalam area TKP sekitar pukul 12.30 WITA sebelum dirinya masuk ke rumah untuk beristirahat.
Tantangan pemadaman berhasil diatasi setelah 5 unit armada mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi secara bergelombang. Setelah berjibaku melakukan lokalisir dan pemadaman taktis selama kurang lebih 40 menit, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 13.40 WITA.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah siang bolong ini. Namun, akumulasi kerugian material yang diderita oleh para korban ditaksir berkisar Rp 500.000.000.
“Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Denpasar Selatan. Area TKP telah dipasang garis polisi dan para korban terdampak sudah diarahkan oleh petugas lapangan untuk membuat laporan resmi guna proses penyelidikan serta penegakan hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (ang/mbn)






















