Sunday, November 1, 2026
Sunday, November 1, 2026

Pekerja Proyek di Sawangan Tewas Usai Dikeroyok Rekan Kerja, Polresta Denpasar Tetapkan Enam Tersangka

MANGUPURA, MediaBaliNews – Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar bersama Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan menetapkan enam orang buruh bangunan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan maut di mess proyek pembangunan vila, kawasan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Penetapan status hukum tersebut dilakukan menyusul tewasnya korban bernama Adrianus Wungo usai sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan medis darurat.

Keenam pelaku yang kini resmi ditahan masing-masing berinisial MA, BM, WH, M, MSA, dan MAF.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., membeberkan bahwa penjeratan status hukum para tersangka diputuskan setelah penyidik mengantongi kecukupan alat bukti melalui rangkaian pemeriksaan maraton terhadap para saksi, penyitaan benda-benda di tempat kejadian perkara (TKP), serta pelaksanaan gelar perkara terpadu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, alat bukti yang diperoleh serta hasil gelar perkara, penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka,” tutur Kombes Pol Leonardo David Simatupang.

Dari hasil rekonstruksi penyidikan sementara, kepolisian membedah peran berbeda dari masing-masing tersangka saat melancarkan aksi kekerasan massal tersebut. Tersangka MA disinyalir menghantam bagian belakang tubuh korban. Sementara itu, tersangka BM diduga memukul area perut korban dan tega menginjak kepalanya.

Tindakan brutal serupa dilancarkan tersangka M dan WH. Keduanya diduga berulang kali mendaratkan bogem mentah ke bagian perut Adrianus sebanyak tiga kali, dengan tersangka M turut menginjak kepala korban saat terkapar tak berdaya. Adapun tersangka MSA dan MAF berperan menganiaya wajah korban hingga menderita trauma fisik berat.

Petaka berdarah itu sejatinya meletus pada Minggu (6/9/2026) sekira pukul 23.30 WITA. Gesekan bermula dari kesalahpahaman antarsesama pekerja yang bermukim di dalam barak proyek vila. Perselisihan verbal tersebut kian memanas hingga berujung pada aksi main hakim sendiri secara bersama-sama.

Baca Juga :  Sengketa Sewa Properti, Sekelompok Orang Diduga Rusak Gerbang Villa Dom di Benoa

Pihak penegak hukum tidak bungkam dalam menindaklanjuti kasus yang sempat viral di ruang publik ini. Sejak awal penanganan, petugas mengamankan 13 orang pekerja yang dicurigai mengetahui maupun terlibat dalam insiden kerusuhan barak tersebut. Namun, dari hasil uji peran, baru enam orang yang terbukti memenuhi unsur pidana pengeroyokan.

Di lokasi kejadian perkara, korps baju cokelat turut menyita sejumlah benda yang diduga dipakai para pelaku saat menganiaya korban, antara lain sebilah pisau, dua batang potongan besi, satu buah batako, satu buah ember, serta sebongkah balok kayu.
Kapolresta memaparkan bahwa jajarannya terus mendalami korelasi benturan benda-benda tersebut dengan penyebab kematian korban di meja otopsi forensik.

“Kami masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk keterkaitan barang yang diamankan dengan peristiwa tersebut. Kami juga mendalami hubungan antara tindakan kekerasan yang dialami korban dengan meninggalnya korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan forensik,” papar pimpinan korps baju cokelat Denpasar tersebut.

Sementara nasib tujuh orang lainnya yang sempat ikut digelandang ke markas kepolisian kini masih berstatus saksi terperiksa. Penyidik memastikan terus menyisir alat bukti untuk menguji apakah ketujuh orang tersebut menunjukkan iktikad buruk dalam memprovokasi keributan atau murni berada di lokasi tanpa keterlibatan pidana.

Kombes Leonardo menegaskan bahwa penanganan perkara kriminalitas di wilayah hukum pariwisata Kuta Selatan ini bakal diproses tuntas secara transparan dan profesional tanpa tebang pilih.

“Perkara ini masih terus kami kembangkan. Apabila dalam proses penyidikan ditemukan alat bukti adanya keterlibatan pihak lain, tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI