Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Pemudik Meninggal di Gilimanuk, Diduga Kelelahan Saat Antre Panjang

JEMBRANA, MediaBaliNews — Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana kembali diwarnai kabar duka, seorang warga asal Jawa Tengah, meninggal dunia setelah sempat pingsan di dalam bus yang mengantre panjang untuk keluar Bali, Rabu (18/3/2026).

Korban diketahui bernama Rukmini Pamurasih (39), yang saat itu menumpang bus Tami Jaya dengan nomor polisi AB 7991 AS rute Denpasar menuju Jawa Tengah. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban melakukan perjalanan seorang diri tanpa didampingi keluarga.

Danyon C Pelopor, Kompol I Nyoman Supartha Wiryadarma, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban pertama kali dilaporkan tidak sadarkan diri saat bus berada di kawasan Simpang Manuver.

“Sekitar pukul 06.45 Wita, korban dilaporkan pingsan di dalam bus saat berada di kawasan Simpang Manuver. Kondektur bus segera meminta bantuan kepada petugas kesehatan di lokasi,” ungkapnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Satgas 5 Tindak Subsatgas Pintu Keluar Bali yang berjaga di Pos Patung Budha langsung melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke Kantor Kesehatan Karantina untuk mendapatkan penanganan awal berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Setelah mendapatkan penanganan darurat, korban segera dirujuk ke Puskesmas II Melaya menggunakan ambulans. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Lebih lanjut, petugas juga telah menghubungi keluarga korban di Jawa Tengah untuk proses lebih lanjut.

“Personel kami sudah berupaya maksimal melakukan evakuasi dan koordinasi medis. Saat ini situasi di Pelabuhan Gilimanuk tetap berjalan di bawah pengamanan ketat Operasi Ketupat Agung 2026,” terangnya.

Sementara itu, dokter jaga UGD Puskesmas II Gilimanuk, Melaya, dr. Suriyono menjelaskan, korban telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Rampung Tahun ini , RMU Penyaringan diharapkan Mampu Stabilkan Harga Gabah

Jenazah korban saat ini masih berada di Puskesmas Gilimanuk sebelum diberangkatkan menuju rumah duka di Jawa Tengah menggunakan mobil jenazah.

“Pada saat tiba pasien sudah meninggal. Kalau mungkin dikaitkan dengan kondisi sekarang ini, perjalanan jauh, situasi ngantri lama, kemungkinan ada kaitannya dengan kelelahan fisik,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI