JEMBRANA, MediaBaliNews – Diduga diakibatkan hujan deras, dua pohon tumbang di Kecamatan Melaya, Jembrana, hingga sempat mengganggu arus lalu lintas Denpasar-Gilimanuk, Jumat (27/3/2026)
Peristiwa pohon tumbang terjadi di wilayah hutan Cekik, Kelurahan Gilimanuk dini hari tadi. Kejadian ini sempat menutup total akses Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk dan menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah.
Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita yang diduga akibat hujan deras disertai angin kencang.
“Berdasarkan hasil kaji cepat, terdapat dua pohon tumbang yakni pohon mahoni dengan diameter kurang lebih 40 centimeter dan tinggi sekitar 10 meter, serta pohon trembesi dengan diameter sekitar 80 centimeter dan tinggi mencapai 15 meter,” ungkapnya.
Ia menambahkan, posisi pohon yang melintang di badan jalan menyebabkan akses utama penghubung Denpasar–Gilimanuk tidak dapat dilalui kendaraan untuk sementara waktu.
“Dampaknya terjadi kemacetan dari arah timur hingga Sumbersari, sedangkan dari arah barat antrean kendaraan hampir mencapai kawasan pelabuhan,” jelasnya.
Mendapat laporan pada pukul 06.31 Wita, tim gabungan dari BPBD Jembrana langsung bergerak cepat ke lokasi. Penanganan dilakukan oleh TRC Regu I bersama Pusdalops BPBD Jembrana, dibantu personel Brimob dan kepolisian lalu lintas.
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 06.32 Wita dan berhasil diselesaikan pada pukul 07.30 Wita. Setelah pohon berhasil dipotong dan disingkirkan, arus lalu lintas kembali normal.
BPBD Jembrana menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya pohon tumbang, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan angin kencang di wilayah Jembrana dan sekitarnya.
“Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















