JEMBRANA, MediaBaliNews – Kepolisian Resor (Polres) Jembrana membantah lokasi pembuatan ataupun perekaman video mesum berada di kawasan Pantai Baluk Rening, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jembrana.
“Sudah kami lakukan penyelidikan terkait beredarnya video tersebut. Kuat dugaan video asusila yang beredar di sosmed dan whatsapp grup itu bukan terjadi di pantai baluk rening, lantaran dari keterangan saksi sekitar daerah sana tidak tahu terkait kejadian tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Androyuan Elim, Sabtu (3/6).
Terkait kapan video asusila tersebut direkam, Pihaknya mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Namun setelah pihaknya melakukan penelusuran ke lokasi tidak ada monitor terkait adanya video tersebut.
“Itu tidak tahu kapan kejadiannya, yang pasti infonya video tersebut tersebar di grup whatsapp. Kemungkinan besar itu bukan terjadi di sana lantaran dari logat orang yang terdapat di video bukan logat orang Jembrana,”ucapnya.
Sebelumnya, jagat sosial media (sosmed) kembali dihebokan dengan beredarnya video asusila yang diduga terjadi disalah satu pantai di Jembrana.
Video berdurasi 30 detik tersebut, beredar luas di sosmed dan grup whatsapp yang melihatkan sepasang kekasih sedang melakukan tindak asusila di pinggir pantai, namun di pergoki oleh seseorang yang lantas merekam peristiwa tersebut.
Laki-laki dalam video itu, nampak hanya mengenakan celana pendek dan wajahnya tersembunyi di balik sebuah baju. Sementara perempuan terlihat mengenakan kaus berwarna biru tanpa mengenakan celana. Dalam video tersebut terlihat sebuah tulisan lokasi Pantai Baluk Rening. (gsn/mbn)























