JEMBRANA, MediaBaliNews – Upaya penyelundupan belasan penyu kembali digagalkan pihak Polres Jembrana.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana menerangkan, sebanyak 19 ekor penyu hijau tersebut diangkut menggunakan sebuah kendaraan GrandMax warna putih dengan nopol DK 1169 XX yang diamankan Sat Reskrim Polres Jembrana pada Sabtu malam (18/11) sekitar pukul 23.45 Wita.
“Sopir yang mengangkut berisisial RBD asal Kelurahan Gilimanuk. Selanjutnya sopir dan kendaraan tersebut diamankan di Polres Jembrana, ” ungkapnya, Minggu (19/11).
Lebih lanjut, belasan penyu tersebut diangkut dari wilayah Gilimanuk menuju Denpasar. Namun, tidak melalui jalur utama melainkan jalur pedesaan dan amankan di wilayah Desa Baluk, Kecamatan Negara.
“Ada 19 ekor penyu dengan berbagai ukuran besar, saat ini ditangani BKSDA Bali serta dokter hewan dari Jaringan satwa Indonesia (JSI) untuk melakukan observasi sebelum di lepas liarkan,” jelasnya.
Sementara, Perwakilan dari Jaringan Satwa Indonesia (JSI), Vemke Den Haas, mengatakan bahwa kondisi 19 ekor penyu hijau yang diamankan Polres Jembrana dari aksi penyelundupan ini dalam keadaan stres.
Menurutnya, belasan penyu tersebut mengalami stres karena terlalu lama berada di darat. Penyu hijau merupakan hewan yang hidup di air, sehingga jika terlalu lama berada di darat, mereka akan mengalami dehidrasi dan kekurangan oksigen.
“Memang kita lihat pertama keadaan secara fisik sehat tetapi mereka dalam keadaan sangat stres, penyu ini sangat lama berada di luar dari laut jadi kondisinya kering,” ujarnya.
Pihaknya mengaku telah melakukan pertolongan pertama terhadap penyu-penyu tersebut. Mereka juga melakukan pengambilan sampel darah untuk mengetahui asal penyu-penyu tersebut.
“Kami berusaha melakukan pertolongan pertama, minimal mereka bisa kembali ke dalam laut secepatnya,” terangnya.
Secara umum, pihaknya mengatakan bahwa kondisi penyu-penyu tersebut sangat menderita akibat perdagangan ilegal ini. Pihaknya melihat kondisi penyu tersebut sangat menderita akibat perdagangan ini.
“Sudah di cek juga dengan tim dokter hewan sudah di ambil sampel darah dan akan dilakukan cek USG dan juga di cek DNA untuk mengetahui asal usul penyu hijau ini,” ucapnya.
Untuk jenis penyu, Vemke mengatakan bahwa penyu-penyu tersebut merupakan jenis penyu hijau dengan kisaran umur 8-50 tahun dengan berbagai ukuran.
“Kebanyakan ini berjenis kelamin betina, kalau yang kecil-kecil ini belum bisa dipastikan,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















