JEMBRANA, MediaBaliNews – Hari terakhir pencarian korban yang diduga menceburkan dari atas kapal KMP Pratitha yang beralayar dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang pada hari Senin (7/8) resmi dihentikan walaupun masih belum menemukan hasil.
Hal tersebut disampaikan oleh koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri G, dimana ia mengatakan meski saat ini proses pencarian terhadap korban atas nama I Ketut Berata (44) telah dihentikan, namun akan dilanjutkan apabila sewaktu-waktu ada tanda keberadaan terhadap korban.
“Untuk sekarang sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP), kami sudah melaksanakan selama tujuh hari dan saat ini dihentikan, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu (13/8).
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa selama pencarian korban dalam kurun waktu tujuh hari masih belum menemukan adanya tanda keberadaan korban.
“Apabila nanti ada tanda keberadaan korban maka proses pencarian terhadap korban akan dibuka kembali, ” jelasnya.
Dalam upaya pencarian korban, Rib basarnas, Rubber boat basarnas, Rubber boat brimob, Sea thender dan speed boat polair polres jembrana telah dikerahkan.
“Luas pencarian korban berbeda-beda selama tujuh hari ini, namun diperkirakan total luas pencarian kurang lebih 62 nautical mile, ” pungkasnya. (gsn/mbn)























