TABANAN, MediaBaliNews – Nuanu Creative City kembali menggelar festival keluarga SAMANA pada 3–4 April 2026. Acara ini berlangsung di ProEd Global School dengan konsep ruang interaktif yang terbuka. Ratusan keluarga memadati lokasi sejak pagi untuk menikmati pengalaman akhir pekan yang edukatif.
“Pengembangan Nuanu selalu berangkat dari bagaimana ruang dapat digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga, dan SAMANA mencerminkan bagaimana pengalaman tersebut hadir secara alami dalam satu ekosistem,” ujar Ida Ayu Astari Prada.
Panitia membuka kegiatan sejak pukul 10.00 hingga 18.00 dengan berbagai aktivitas menarik. Anak-anak menikmati wahana bouncy castle, foam party, dan area menggambar yang penuh warna. Orang tua turut mendampingi sekaligus terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang berlangsung.
“Kami merancang setiap aktivitas agar anak-anak dapat belajar sambil bermain, sekaligus memberi ruang bagi orang tua untuk terlibat dalam proses tersebut secara langsung,” kata Prada.
Selain permainan, panitia menghadirkan workshop kreatif yang melatih keterampilan anak. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi interaksi dengan hewan reptil dan satwa lainnya. Aktivitas ini memberi pengalaman belajar yang menyenangkan dan memperluas pengetahuan anak.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang seimbang antara hiburan dan edukasi, sehingga anak-anak tidak hanya bermain tetapi juga mendapatkan nilai pembelajaran yang bermakna,” ujar Prada.
Di sisi lain, penyelenggara menyediakan area food market dan ruang istirahat yang nyaman. Orang tua dapat menikmati waktu santai sambil mengawasi anak-anak bermain. Konsep ini memperkuat pengalaman keluarga dalam satu ruang yang terintegrasi.
“Kami percaya ruang keluarga harus memungkinkan interaksi yang alami, di mana anak-anak bebas bereksplorasi dan orang tua tetap menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut,” kata Prada.
Festival SAMANA menjadi bagian dari upaya Nuanu Creative City menghadirkan ruang publik yang inklusif. Kawasan ini menggabungkan seni, edukasi, hiburan, dan eksplorasi dalam satu konsep terpadu. Pendekatan ini menempatkan keluarga sebagai pusat pengalaman yang dirancang secara menyeluruh.
“Kami ingin setiap keluarga yang datang merasakan koneksi yang lebih kuat, bukan hanya dengan ruang, tetapi juga dengan anggota keluarga mereka sendiri,” ujar Prada.
Melalui SAMANA 2026, Nuanu Creative City mempertegas perannya sebagai ruang interaksi sosial yang relevan bagi keluarga masa kini. Festival ini tidak hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga wadah membangun kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya ruang publik yang mendukung interaksi lintas generasi. (ang/mbn)


























