MANGUPURA, MediaBaliNews – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menyasar area rumah indekos kembali terjadi di kawasan Kuta Selatan. Memanfaatkan kelalaian pemilik yang tidak mengunci stang kendaraan, dua pria tak dikenal nekat membawa kabur sebuah sepeda motor matik keluaran terbaru.
“Peristiwa pencurian ini terekam kamera pengawas (CCTV) di lokasi. Terduga pelaku berjumlah dua orang dan saat ini Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Aksi curanmor tersebut dialami korban bernama Suryati (22). Tempat kejadian perkara (TKP) berada di area parkir depan kamar indekos korban di Jalan Raya Uluwatu II, Gang Mawar Nomor 11, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah tahun 2026 berpelat nomor DK 5684 AFY dengan estimasi nilai kerugian materiil mencapai Rp24.000.000.
Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, kronologi berawal saat korban memarkir kendaraannya di pelataran depan kamar kos pada Senin dini hari, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Namun, motor tersebut ditinggalkan dalam keadaan stang tidak terkunci.
Sekitar pukul 11.00 WITA, korban keluar kamar berniat menggunakan kendaraannya untuk membeli makanan. Setibanya di area parkir, korban terkejut mendapati sepeda motor miliknya sudah raib dari posisi semula.
Setelah berupaya mencari dan menanyakan ke para penghuni kos di sekitarnya tanpa hasil, korban meminta pengecekan rekaman kamera CCTV lingkungan kos.
Dari hasil rekaman pengawas, tampak jelas pada pukul 03.18 WITA dua orang pria tak dikenal menyusup ke area parkir. Pelaku langsung mengeksekusi aksinya dengan cara mendorong sepeda motor korban yang tidak terkunci stang keluar dari gang kos menuju jalan raya. Korban lantas melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Kuta Selatan.
Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Selatan bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk menggelar olah TKP, memintai keterangan korban dan sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai petunjuk awal identifikasi komplotan pelaku.
Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat luas, khususnya para penghuni rumah kos, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan kendaraan terkunci stang atau memasang kunci pengaman ganda saat diparkir. (ang/mbn)






















