TABANAN, MediaBaliNews – Operasi pencarian terhadap I Nyoman Wiratmaja (56), pria paruh baya yang dilaporkan terseret gulungan ombak ganas di Pantai Yeh Bakung, Banjar Dinas Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali, berakhir duka.
Korban ditemukan telah membujur kaku terdampar di tepian Pantai Mekayu, Rabu (30/9/2026) subuh sekira pukul 05.00 WITA.
Lokasi penemuan jasad korban berada persis di bentang pesisir sebelah selatan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Lalanglinggah, Banjar Dinas Mekayu.
Musibah laka laut tersebut bermula pada Selasa (29/9/2026) malam sekira pukul 21.00 WITA. Korban mendadak tergulung pusaran arus pasang Pantai Yeh Bakung hingga tubuhnya hilang ditelan gelapnya perairan Samudra Hindia.
Mengetahui kerabatnya hilang di lautan, pihak keluarga dan warga sekitar tidak tinggal diam atau bungkam berpangku tangan. Mereka terus menyisir bibir karang dan pesisir pantai sepanjang malam guna memantau pergerakan ombak.
Titik terang akhirnya muncul menjelang fajar menyingsing. Dua orang saksi mata dari banjar setempat, Ketut Alit Manuaba (58) dan Gusti Ngurah Made Sukama (58), yang memimpin pencarian mandiri mendapati sesosok tubuh manusia tergeletak tak berdaya di hamparan pasir Pantai Mekayu.
Saksi lekas berkoordinasi dengan aparat berwenang setempat agar jenazah korban segera dilarikan atau dievakuasi dari jangkauan pasang laut yang rawan membengkak drastis.
Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Putu Eka Rai Putra, S.Sos., memaparkan bahwa setelah menerima panggilan darurat, regu piket fungsi lekas meluncur ke lokasi penemuan jenazah guna melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).
“Petugas piket langsung mendatangi TKP di pesisir Pantai Mekayu untuk penanganan awal, mencatat kesaksian warga, serta menghubungi tim medis Puskesmas Selemadeg Barat guna melakukan pemeriksaan luar atau visum jenazah,” terang AKP Putu Eka Rai Putra saat membeberkan kronologi penanganan insiden tersebut.
Tak hanya jajaran kepolisian sektor, koordinasi lintas matra lekas diperkuat dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan serta Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tabanan.
Pihak kepolisian menuturkan, hasil pemeriksaan fisik awal oleh tim medis memastikan korban telah meninggal dunia murni akibat tenggelam dan hempasan air laut.
Aparat memastikan tidak menemukan adanya indikasi iktikad buruk dari pihak mana pun maupun unsur kekerasan fisik pada tubuh pria kelahiran Juli 1967 tersebut.
Pihak keluarga almarhum telah menyatakan penolakan untuk memperpanjang kasus ini ke ranah hukum penyelidikan lebih lanjut. Mereka menerima kepergian Nyoman Wiratmaja dengan lapang dada sebagai peristiwa musibah alam murni.
Usai proses visum luar dan identifikasi di lokasi rampung dituntaskan petugas, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan diantar menuju rumah duka di Banjar Dinas Yeh Bakung untuk dipersiapkan rangkaian prosesi pemakaman dan ritual upacara adat setempat. (ang/mbn)






















