Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Setelah Hilang Selama 14 Hari, Mayat yang Ditemukan di Perairan Gilimanuk Terkonfirmasi Komang Soma

JEMBRANA, MediaBaliNews – Setelah dikabarkan tenggelam terseret arus selama 14 hari, mayat berkelamin laki-laki yang ditemukan terapung-apung diantara sampah di perairan belakang Pasar Gilimanuk (perairan Selat Bali) Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, terkonfirmasi adalah I Komang Soma Merta, Sabtu (5/4/2025).

Sebelumnya, seorang nelayan bernama I Komang Soma Merta (38) asal Tegal Badeng Barat dilaporkan tenggelam terseret arus saat perjalanan pulang dari memancing di perairan Prancak pada tanggal 22 Maret 2024 lalu.

Dimana, saat itu korban dalam perjalanan pulang dari memancing bersama tiga temannya di perairan Ketapang Muara, Desa Pengambengan tiba-tiba katir sebelah kiri sampan lepas. Korban yang tak pikir panjang lantas mengambil tali dan menceburkan diri dengan niat mengikatnya kembali.

Namun malang, selang beberapa saat tiba-tiba datang gelombang besar dan menghantam sampan miliknya, sehingga korban terlepas dari peganggannya. Melihat hal tersebut, ketiga teman korban sempat hendak menolong namun tidak memungkinkan. Sehingga mereka memilih menepi dan melaporkan kejadian tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, setelah jenazah dievakuasi ke RSU Negara dan dilakukan identifikasi oleh tim Inafis Polres Jembrana, jenazah tersebut sudah tidak bisa dikenali lantaran jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk.

“Tidak bisa dilakukan pengambilan sidik jari, mengingat jari dari jenazah sudah dalam keadaan hancur, ” ungkapnya.

Namun, kata AKBP Endang, pihak keluarga dari korban I Komang Soma Merta yakni istrinya Ketut Sumardiasih meyakini bahwa jenazah yang ditemukan diperairan Gilimanuk tersebut adalah suaminya dengan ciri-ciri yang melekat pada jenazah.

Dimana, sang istri mengenali jenazah suaminya tersebut lantaran adanya gelang Catur Datu berwarna merah, hitam, putih, dan kuning yang dirinya pasang ditangan kanan suaminya seminggu sebelum dikabarkan tenggelam.

Baca Juga :  Bupati Kembang Resmikan Bedah Rumah , Warga Kurang Mampu Kini Miliki Tempat Tinggal Layak

Kemudian, sang istri juga mengenali celana dalam berwarna hijau lumut yang melekat pada jenazah tersebut adalah celana dalam yang sering digunakan suaminya dan sering dicuci oleh sang istri.

“Selain itu, istri korban juga mengenali pada pergelangan tangan kiri yang terdapat dua buah gelang karet berwarna hitam, ” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan terapung-apung diantara sampah di perairan belakang Pasar Gilimanuk (perairan Selat Bali) Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Sabtu (5/4/2025).

Saat ditemui, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan mengatakan, penemuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak berangkat melaut sekitar pukul 07.30 Wita. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI