SINGARAJA, MediaBaliNews – Sempat dikabarkan hilang, seorang nelayan asal Banjar Dauh Munduk, Buleleng ditemukan mengambang di dekat rumpon perairan Desa Temukus, Minggu (5/11)
Sebelumnya, korban Ketut Santiasa (42) dikabarkan terjatuh dari jukungnya saat sedang melaut di Perairan Bungkulan pada Sabtu (4/11) sekitar pukul 08.30 Wita.
Dalam peristiwa tersebut, nelayan setempat sempat melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan 6 jukung. Namun, dikarenakan bahan bakar menipis, nelayan setempat pun kembali dan lantas meminta bantuan tim SAR.
Kemudian, selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Pos SAR Buleleng, BPBD Kabupaten Buleleng, Bhabinkamtibmas Bungkulan, Polair Polres Buleleng, Camat Gerokgak, TNI AL, Babinsa Bungkulan, Bhuana Bali Rescue, nelayan dan keluarga korban.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi penemuan korban oleh tim SAR gabungan saat sedang berlangsung pergerakan RIB sorti ke-2.
“Info adanya penemuan jenasah terapung kami terima kurang lebih pukul 16.45 Wita,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat itu dalam operasi SAR mengerahkan 1 unit RIB dan juga dibantu jukung nelayan setempat serta pihak keluarga. Pukul 18.10 Wita korban dievakuasi menuju rumah duka.
Korban ditemukan mengambang di dekat rumpon Perairan Temukus. Posisi korban berada di sekitar 26 NM arah Selatan lokasi kejadian (koordinat 8°07’39.26″S – 114°58’32.14″T). (ika/mbn)






















