TABANAN, MediaBaliNews – Tim SAR gabungan berjibaku menyelamatkan dua orang korban yang terjepit di dalam kabin truk tronton pada Rabu dini hari. Kecelakaan maut tersebut terjadi di ruas Jalan Labuan Sait, Desa Labuan Sait, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk memotong kerangka kendaraan guna mengeluarkan tubuh para korban dari himpitan besi tua.
“Satu orang korban berhasil kami selamatkan namun satu orang lainnya sudah dalam kondisi meninggal dunia saat proses evakuasi,” ujar koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Kadek Perdana Yasa, Rabu, 28 Januari 2026.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut dari Babinsa setempat tepat pada pukul dua belas lewat lima belas menit WITA. Delapan personel penyelamat segera meluncur dari Jimbaran menuju lokasi kejadian dengan membawa unit penyelamatan beserta peralatan ekstrikasi lengkap. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan survei teknis untuk mencari celah penyelamatan yang paling aman bagi para korban.
“Tim segera mempersiapkan peralatan ekstrikasi dan langsung berupaya mencari celah untuk bisa melepaskan korban dari himpitan kendaraan tersebut,” tuturnya.
Petugas menemukan Edi Handoko yang berasal dari Jember dalam kondisi sadar meskipun kaki kirinya terjepit sangat kuat di bawah kemudi. Pria berusia empat puluh lima tahun tersebut mengalami luka robek yang cukup parah pada bagian wajah serta kedua kakinya. Tim medis memberikan bantuan oksigen darurat sementara petugas penyelamat berusaha memotong bagian dashboard truk dengan sangat hati-hati.
“Korban atas nama Edi Handoko masih dalam keadaan sadar namun kaki terjepit dan mengalami luka cukup parah di wajah,” katanya.
Proses evakuasi yang menegangkan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga puluh menit di bawah guyuran rintik hujan dini hari. Petugas berhasil mengeluarkan Edi Handoko pada pukul satu lewat dua puluh lima menit WITA untuk segera mendapatkan perawatan medis. Ambulans Al Mandiri langsung melarikan korban selamat menuju Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah agar mendapatkan tindakan bedah secepatnya.
“Tim SAR gabungan berjibaku selama kurang lebih setengah jam hingga berhasil mengeluarkan korban selamat pada pukul satu lebih dua puluh lima menit,” jelasnya.
Malang bagi Dimas Suprayogi yang merupakan warga asal Mojokerto karena nyawanya tidak dapat tertolong akibat benturan yang sangat keras. Jenazah pria berusia tiga puluh empat tahun tersebut berhasil terevakuasi oleh petugas sekitar lima belas menit setelah korban pertama keluar. Ambulans Sosial Ummat membawa jasad korban menuju kamar jenazah rumah sakit yang sama untuk keperluan visum luar dari dokter.
“Jenasah korban atas nama Dimas Suprayogi telah terevakuasi dan dibawa ke rumah sakit yang sama menggunakan bantuan ambulans milik warga,” ucapnya.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur mulai dari Polsek Kuta Selatan, Satlantas Polresta Denpasar, hingga petugas pemadam kebakaran Kabupaten Badung. Medical Klinik Pecatu dan pecalang desa setempat juga turut membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian perkara. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti truk besar tersebut mengalami kecelakaan fatal di jalan tanjakan tersebut. (ang/mbn)


























