TABANAN, MediaBaliNews – Warga Banjar Bantas Tengah Kelod, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Tabanan, dihebohkan penemuan janin. Janin yang diduga berusia 13-14 minggu itu ditemukan di area kuburan atau setra. Janin ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah bungkusan tas. Polisi kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku.
“Diperkirakan usia janin tersebut sekitar 13-14 minggu. Janin sudah dalam keadaan membusuk,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata.
Penemuan ini bermula pada Selasa (2/9/2025). Saksi bernama Men Vera yang sedang mengambil rumput melihat sebuah bungkusan tas plastik mencurigakan di setra. Saat dibuka, ia menemukan kain putih dengan bercak darah. Men Vera langsung menutup kembali bungkusan itu.
“Saksi lain melihat bungkusan itu di kebunnya. Namun, ia tidak berani membukanya,” jelasnya.
Sekitar pukul 16.00 Wita, saksi lain, I Nyoman Sukanata (53), melihat bungkusan kain putih tersebut di kebunnya. Karena tidak berani membuka, ia memindahkannya ke setra. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Selemadeg Timur.
“Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Dewa Made Pramantara, S.H., bersama tim, langsung mendatangi lokasi,” ungkapnya.
Tim kepolisian bersama tim medis segera melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, usia janin diperkirakan sekitar 13-14 minggu. Jenis kelamin janin belum diketahui. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Tabanan.
“Kami masih melengkapi berkas dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.
Polisi akan terus melakukan penyelidikan. Mereka akan berkoordinasi dengan Unit Opsnal Polres Tabanan. Hal ini penting untuk mengungkap pelaku pembuangan janin ini. (ang/mbn)






















