Sunday, May 31, 2026
Sunday, May 31, 2026

Gegerkan Warga, Seorang Petani Ditemukan Membusuk di Gubuk Kebun Mendoyo

JEMBRANA, MediaBaliNews – Warga di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana digemparkan oleh penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah gubuk kebun, Sabtu (6/12).

Menurut informasi, penemuan itu bermula ketika warga curiga dengan bau busuk yang semakin kuat. Awalnya diduga berasal dari bangkai hewan, namun setelah ditelusuri pada esok hari, sumber bau ternyata berasal dari gubuk milik korban.

Warga yang mengecek lokasi sontak terkejut melihat korban dalam posisi miring ke kiri dan sudah tak bernyawa sekitar pukul 16.00 Wita. Penemuan ini langsung membuat warga sekitar heboh dan segera dilaporkan kepada aparat desa.

Bau menyengat yang sejak sehari sebelumnya tercium oleh warga, ternyata mengarah pada sosok I Nengah W (71) yang merupakan seorang petani yang tinggal seorang diri di kebunnya.

Setelah mendapatkan laporan, Polres Jembrana turut menurunkan Tim Identifikasi untuk melakukan olah TKP, didampingi tenaga medis dari Puskesmas I Mendoyo.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan area. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara profesional sebagai bentuk pelayanan Polri,” ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas serta analisis Tim Identifikasi Polres Jembrana yang dipimpin AIPTU I Putu Budiarta menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal 3–4 hari sebelumnya.

Namun, kondisi jenazah yang telah membusuk membuat penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan.

Keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak menuntut pihak mana pun. Untuk sementara, jenazah dititipkan di RSU Negara sambil menunggu penentuan hari baik untuk prosesi pengabenan.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwari, melalui Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya menyampaikan belasungkawa.

Baca Juga :  Kepala BKSDA Bali Lepasliarkan Belasan Penyu Hasil Penyelundupan di Pantai Perancak

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban. Jika masyarakat melihat atau mengetahui peristiwa yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar dapat kami tangani dengan cepat dan tepat,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI