Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Jalur Pupuan-Seririt Lumpuh Total, Tim Gabungan BPBD Tabanan Berjibaku Bersihkan Material Longsor

TABANAN, MediaBaliNews – Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu terjadinya bencana tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Peristiwa tersebut mengakibatkan badan Jalan Provinsi jalur Antosari menuju Pupuan tertutup total oleh material tanah dan dahan pohon yang cukup besar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan segera mengerahkan personel guna membuka kembali akses transportasi penting yang menghubungkan wilayah selatan dengan utara Bali tersebut.

“Akibat hujan deras terjadi longsor dan pohon tumbang di beberapa titik yang menutupi badan jalan provinsi sehingga jalur sempat tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana, Jumat, 16 Januari 2026.

Titik kerusakan paling parah terpantau berada pada dua lokasi di wilayah Desa Sanda dan satu lokasi di Desa Batungsel. Material longsoran berupa tanah merah bercampur batu menutup seluruh aspal sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak dalam antrean panjang. Kalak BPBD Tabanan bersama unsur TNI, Polri, serta petugas Satker PU Provinsi langsung melakukan koordinasi darurat untuk pembersihan area secara menyeluruh.

“Terdapat tiga titik terdampak yakni dua titik di Desa Sanda dan satu titik di Desa Batungsel yang menutup akses utama jalan provinsi tersebut,” kata I Gusti Kade Dwipayana saat merinci lokasi kerusakan infrastruktur jalan di wilayahnya.

Petugas menggunakan alat berat jenis loader untuk menyingkirkan gundukan tanah yang menutup akses di kawasan Padanglikid, Desa Sanda. Sementara itu, tim gabungan lainnya melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi guna membersihkan sisa lumpur yang licin di sekitar area Setra Desa. Warga setempat juga bahu-membahu membantu petugas memotong dahan pohon yang menghalangi jalan menggunakan gergaji mesin agar proses evakuasi berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Sungai Yeh Abe Kerambitan, Diduga Akibat Terjatuh Saat Memancing

“Penanganan di Desa Batungsel telah selesai lebih awal namun di Desa Sanda kami harus menggunakan bantuan alat berat loader untuk mempercepat pembersihan,” tutur I Gusti Kade Dwipayana mengenai teknis pengerjaan di lapangan.

Setelah bekerja keras selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil membuka kembali akses jalan tersebut sekitar pukul sebelas malam waktu setempat. Arus lalu lintas yang sempat terhenti kini mulai berjalan normal kembali meskipun pengemudi harus tetap berhati-hati karena sisa material yang masih basah. BPBD Tabanan tetap menyiagakan personel di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan mengingat awan mendung masih menyelimuti langit Pupuan.

“Saya menerima laporan pertama sekitar pukul tujuh belas lewat lima puluh sembilan Wita dan saat ini seluruh proses pembersihan sudah selesai dilakukan,” jelasnya saat mengonfirmasi keberhasilan normalisasi jalur.

Pemerintah daerah mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim gabungan yang sigap merespons bencana di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat luas diminta untuk selalu waspada saat melintasi jalur pegunungan yang rawan terjadi pergeseran tanah serta pohon tumbang saat musim penghujan tiba. Jalur Antosari menuju Seririt kini sudah kembali berfungsi sebagai urat nadi ekonomi masyarakat yang menghubungkan Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Buleleng.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah Pupuan saat ini,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI