Friday, June 19, 2026
Friday, June 19, 2026

Amuk Si Jago Merah di Desa Cepaka, Bangunan Tiga Lantai Ludes Terbakar

TABANAN, MediaBaliNews – Peristiwa kebakaran hari ini menghanguskan sebuah bangunan permanen berlantai tiga di Banjar Batan Duren Desa Cepaka pada Rabu siang.

Kobaran api yang muncul secara mendadak melalap empat unit usaha produktif termasuk kantor kontraktor hingga gerai telepon seluler. Aparat kepolisian bersama tim pemadam kebakaran gabungan segera meluncur ke lokasi guna memadamkan api yang berkobar sangat hebat.

“Pawas piket siang bersama tim fungsi Reskrim Polsek Kediri langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Putu Budiawan, Rabu (4/2/2026).

Saksi mata melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area lantai bawah sekitar pukul dua belas siang tadi. Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Tabanan mengerahkan empat unit mobil tangki air untuk menjinakkan amukan si jago merah. Tim gabungan berjuang keras menyemprotkan air selama tiga puluh menit hingga api benar-benar padam dan tidak merembet ke pemukiman.

“Api dapat kami padamkan sekitar pukul dua belas lewat tiga puluh menit setelah tiga unit pemadam Badung dan satu Tabanan tiba,” katanya.

Penyidik Kepolisian Sektor Kediri menduga kuat penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik pada kendaraan yang terparkir di lokasi. Percikan api dari instalasi kabel kendaraan tersebut menyambar material mudah terbakar hingga api membesar dalam waktu yang sangat singkat. Pemilik bangunan melaporkan kerugian material mencapai dua miliar rupiah akibat kerusakan fisik gedung serta aset dagangan yang hangus total.

“Kebakaran terjadi diduga akibat ada kendaraan yang parkir mengalami korsleting listrik sehingga api seketika muncul dan membakar seluruh ruangan,” ucap Budiawan menjelaskan kronologi.

Pihak kepolisian telah melakukan interogasi mendalam terhadap tiga orang saksi kunci yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Tim identifikasi juga mengabadikan sejumlah dokumentasi visual serta mengambil beberapa sampel material sisa bakaran untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Meskipun dampak kerusakan bangunan sangat parah namun kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah besar ini.

Baca Juga :  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Lanjutkan Aksi Sosial Bagikan PMT hingga Bedah Kamar ODGJ di Kecamatan Marga dan Baturiti

“Kami telah menerima laporan resmi serta melakukan olah tempat kejadian perkara serta memotret seluruh kerusakan fisik pada empat blok bangunan,” tuturnya.

Korban pemilik bangunan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara musibah ini ke ranah hukum pidana melalui surat pernyataan resmi. Keluarga korban menganggap peristiwa menyedihkan ini sebagai murni kelalaian teknis serta musibah yang harus mereka terima dengan penuh ketabahan. Situasi di sekitar Banjar Batan Duren kini mulai kondusif meskipun garis polisi masih terpasang melingkari area gedung yang runtuh tersebut.

“Korban tidak akan melanjutkan ke ranah hukum karena menganggap kejadian ini sebagai musibah murni dan sudah menuangkannya dalam surat pernyataan,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI