TABANAN, MediaBaliNews – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit kendaraan berat kembali memakan korban jiwa di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan. Peristiwa maut ini terjadi tepat di wilayah Banjar Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.10 WITA. Insiden bermula saat sebuah truk tronton mencoba mendahului kendaraan lain namun justru berhadapan langsung dengan truk dari arah berlawanan.
“Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan segera menerjunkan tim ke lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat pada pukul delapan lewat lima belas menit,” kata Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, Rabu, 25 Februari 2026.
Truk Mitsubishi Tronton bernomor polisi B 9611 WV semula melaju kencang dari arah Gilimanuk menuju arah Denpasar dengan membawa muatan besar. Saat melintasi kawasan Soka Kaja, pengemudi bernama Prastya Rahmadana Nasution berupaya menyalip truk lain yang berada tepat di depannya. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi DK 8869 DD muncul dari arah berlawanan menuju Gilimanuk.
“Pengemudi truk colt diesel membanting stir ke arah kanan guna menghindari minibus yang melakukan pengereman mendadak di depannya secara tiba-tiba,” ujar AKP I Gusti Made Berata saat merinci kronologi awal tabrakan hebat di jalur utama tersebut.
Benturan keras antara bagian depan kedua truk tersebut tidak terelakkan karena jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat untuk melakukan pengereman. Truk tronton menghantam bagian depan kiri truk colt diesel hingga mengakibatkan kerusakan ruang kabin yang sangat parah di lokasi. Seorang penumpang truk colt diesel yang berstatus sebagai pelajar dilaporkan meninggal dunia akibat terjepit material besi yang ringsek tersebut.
“Seorang pelajar bernama Arianto Bulu Lero meninggal dunia di lokasi kejadian dan petugas segera membawa jenazah ke RSUD Singasana Nyitdah,” tutur AKP I Gusti Made Berata mengenai kondisi korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan maut pagi hari itu.
Petugas kepolisian dibantu warga sekitar berupaya mengevakuasi para korban lainnya yang mengalami luka-luka untuk mendapatkan perawatan medis segera. Sopir truk tronton dan sopir truk colt diesel langsung dilarikan ke Puskesmas Selemadeg karena menderita sejumlah luka lecet serta nyeri kaki. Satu penumpang lainnya juga harus menjalani perawatan intensif akibat mengalami kram kaki dan luka robek pada bagian kepala sebelah kiri.
“Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Tabanan sedang melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan lalu lintas ini,” ungkap AKP I Gusti Made Berata saat menjelaskan langkah-langkah hukum yang sedang diambil oleh pihak kepolisian saat ini.
Polisi juga mengerahkan mobil derek untuk memindahkan dua kendaraan besar yang sempat menutupi sebagian badan jalan nasional tersebut agar tidak memicu kemacetan. Arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk sempat tersendat selama beberapa jam selama proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung di lapangan. Kerugian material akibat kerusakan parah kedua truk tersebut hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi truk agar selalu mematuhi marka jalan dan tidak memaksakan diri mendahului jika pandangan masih terbatas,” jelas AKP I Gusti Made Berata. (ang/mbn)






















