Sunday, May 10, 2026
Sunday, May 10, 2026

Semarak Puncak Dies Natalis Perdana IAHN Mpu Kuturan, Civitas Disuguhkan Garapan Seni dari Mahasiswa

SINGARAJA, MediaBaliNews – Puncak perayaan Dies Natalis Perdana Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) IAHN Mpu Kuturan berlangsung meriah di Panggung Terbuka kampus, Jumat (8/5) malam. Perayaan satu tahun perjalanan kampus negeri Hindu di Bali Utara itu diwarnai suasana hangat dan penuh kebersamaan seluruh sivitas akademika.

Sejak awal acara dimulai, ratusan mahasiswa, dosen hingga tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti rangkaian malam puncak yang dikemas dalam Malam Gelar Seni. Berbagai pertunjukan kreatif mahasiswa dari empat fakultas tampil memeriahkan suasana.

Rangkaian Dies Natalis sebenarnya telah dimulai sejak akhir April 2026 dengan beragam kegiatan kompetisi dan aksi sosial. Mulai dari lomba penjor, poster, futsal, memasak, mesatua Bali hingga bulutangkis digelar untuk mempererat kebersamaan antar mahasiswa.

Selain kegiatan lomba, panitia juga melaksanakan sejumlah aksi sosial seperti penyerahan bantuan sembako, jalan santai hingga penanaman pohon. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai kebersamaan di lingkungan kampus.

Puncak seremoni ditandai pemotongan tumpeng oleh Rektor IAHN Mpu Kuturan, I Gede Suwindia didampingi jajaran pimpinan kampus. Prosesi itu menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan satu tahun institusi dalam membangun pendidikan Hindu di Bali Utara.

Dalam sambutannya, Prof. Suwindia mengapresiasi seluruh panitia, baik mahasiswa maupun dosen, yang dinilai mampu menyukseskan Dies Natalis perdana di tengah situasi efisiensi anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, Dies Natalis perdana ini tetap bisa berlangsung dengan penuh kehangatan dari seluruh sivitas akademika IAHN Mpu Kuturan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendidikan tinggi tidak hanya berbicara soal gelar akademik maupun jabatan, namun bagaimana nilai-nilai kemanusiaan mampu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jangan terlalu percaya diri dengan pendidikan tinggi maupun pangkat golongan, tetapi bagaimana nilai-nilai kemanusiaan bisa diimplementasikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Masikian Festival Ditutup, ST. Kembang Sari Desa Banyubiru Juara I Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana

Menurutnya, Dies Natalis juga menjadi ruang refleksi perjalanan kampus sekaligus momentum menyusun langkah besar ke depan. Ia berharap lahir karya-karya besar dari generasi mahasiswa IAHN Mpu Kuturan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Mari menjadi pelaku sejarah dan bukan hanya penonton sejarah,” ungkapnya.

Prof. Suwindia juga mengakui secara kelembagaan kampus masih terus berproses menuju institusi unggul tingkat nasional. Kendati demikian, berbagai program pengabdian dan kerja nyata sivitas akademika disebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Suasana malam semakin semarak saat acara dipandu duo MC kelompok seni Sunari Bajra, De Ciply dan Ketut Wartadana. Gaya pembawaan yang santai dan penuh humor membuat suasana semakin cair.

Penampilan UKM Musik turut menghidupkan suasana melalui sajian hiburan musikal yang enerjik. Selanjutnya, masing-masing fakultas menampilkan berbagai garapan seni dengan karakteristik budaya yang berbeda-beda.

Fakultas Dharma Duta tampil lewat pertunjukan bertema Nusantara dan semangat persatuan budaya Indonesia. Penampilan kemudian dilanjutkan Fakultas Dharma Sastra, Fakultas Brahma Widya dan Fakultas Dharma Acarya dengan suguhan seni khas masing-masing.

Sebagai penutup, kolaborasi UKM Teater, UKM Tari dan UKM Tabuh melalui pertunjukan bertajuk “TERATAI” sukses memukau penonton. Perpaduan dramatari, musik tradisional dan teater modern itu menjadi penutup yang mengesankan dalam malam puncak Dies Natalis Perdana IAHN Mpu Kuturan. (ika/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI