MANGUPURA, MediaBaliNews – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar bergerak cepat menyelidiki kasus dugaan pencurian ponsel yang menimpa seorang warga negara asing (WNA).
Aksi kriminalitas jalanan tersebut mendadak viral di jagat maya setelah rekaman kronologinya beredar luas di media sosial. Polisi kini tengah mengumpulkan bukti-bukti digital dan keterangan saksi untuk melacak jejak keberadaan pelaku.
“Kasus dugaan pencurian dengan modus penipuan ban bocor ini sedang dalam penanganan intensif oleh tim opsnal Satreskrim,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa, 23 Juni 2026.
Berdasarkan data laporan kepolisian, insiden tindak pidana tersebut menimpa seorang pria asal Inggris berinisial GSON yang berusia 42 tahun. Peristiwa mendebarkan ini terjadi pada Minggu siang, 21 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WITA.
Lokasi kejadian perkara tepat berada di kawasan Jalan Raya Ungasan, sekitar area Restoran Tarabelle, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
“Peristiwa bermula saat korban tengah mengendarai unit mobil bersama sang kekasih melintasi jalur wisata tersebut,” ujarnya.
Di tengah perjalanan, laju kendaraan korban mendadak dihentikan oleh seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor matik Honda Scoopy berwarna merah. Pengendara motor tersebut berteriak memberikan informasi isyarat bahwa ban bagian belakang mobil korban mengalami kebocoran. Karena merasa khawatir, korban langsung menepikan kendaraan dan turun untuk memeriksa kebenaran informasi itu.
“Saat perhatian korban teralih sepenuhnya untuk mengecek kondisi fisik ban, pelaku langsung memanfaatkan kelengahan tersebut,” tuturnya.
Pelaku dengan cepat membuka pintu depan mobil yang tidak terkunci, lalu menggasak satu unit iPhone berwarna biru navy yang tergeletak di atas jok sebelah kanan. Setelah berhasil menguasai barang berharga milik korban, pelaku langsung memacu sepeda motornya melarikan diri dari lokasi tempat kejadian perkara.
Tim penyidik lapangan kini telah melakukan olah TKP awal serta memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas di sekitar Jalan Raya Ungasan demi mengidentifikasi nomor polisi kendaraan pelaku.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya wisatawan, untuk selalu waspada dan mengunci total pintu mobil apabila hendak turun memeriksa kendaraan di pinggir jalan,” pungkasnya. (ang/mbn)






















