MANGUPURA, MediaBaliNews – Aksi penganiayaan brutal menimpa seorang pria bernama Saverinus Ampur di Perumahan Nusa Puri, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan.
Peristiwa mencekam ini bermula saat korban tengah bersiap berangkat kerja pada Rabu pagi, 13 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WITA. Pelaku yang datang secara tiba-tiba langsung melontarkan ancaman pembunuhan kepada korban beserta seluruh anggota keluarganya.
“Kami telah menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka robek cukup serius,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (15/5/2026).
Pelaku secara membabi buta menerobos masuk ke dalam kamar tidur korban melalui ruang tamu untuk merampas tas pribadi milik pelapor. Saverinus sempat memberikan perlawanan sengit demi mempertahankan barang berharganya yang berisi ponsel, identitas, serta sejumlah uang tunai.
Namun pria asing tersebut justru menghantamkan tas secara berulang kali ke arah kepala korban hingga membuat suasana rumah menjadi sangat kacau.
“Terduga pelaku berteriak mengancam akan membunuh pelapor dan dua keluarganya sambil terus merangsek masuk ke dalam area privasi rumah korban,” katanya.
Konflik fisik semakin memanas ketika pelaku mengambil sebuah batu besar di halaman depan rumah untuk kembali menyerang bagian vital korban. Saverinus berupaya menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kosong meskipun pelaku terus mengejarnya dengan botol kaca yang tajam.
Korban sempat terpeleset hingga jatuh tersungkur yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk memukul bagian kepala atas secara leluasa.
“Korban menderita luka robek pada bagian belakang kepala hingga memerlukan penanganan medis berupa enam jahitan di puskesmas setempat,” ujarnya.
Saverinus yang sudah bersimbah darah akhirnya berhasil melarikan diri ke jalan raya untuk meminta pertolongan darurat kepada warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan korban segera datang berkerumun hingga membantu menghubungi pihak kepolisian guna mengamankan lokasi kejadian perkara. Polisi menemukan sejumlah barang bukti di tempat kejadian termasuk sisa botol kaca dan batu yang pelaku gunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
“Personel Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Selatan kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap identitas pelaku yang masih dalam penyelidikan,” kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Selain luka jahitan pada kepala, korban juga mengeluhkan rasa pusing yang hebat serta mengalami memar membiru pada bagian tangan kiri. Jari kelingking kaki korban juga terluka akibat tergores benda tajam saat dirinya berupaya menyelamatkan diri dari kejaran brutal pelaku. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas motif di balik penyerangan yang meresahkan masyarakat di kawasan pariwisata Badung ini.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang namun selalu waspada terhadap kehadiran orang asing yang menunjukkan gelagat mencurigakan,” ucap Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (ang/mbn)






















