Saturday, May 23, 2026
Saturday, May 23, 2026

Dua Kelompok Ribut, Polisi Amankan Pelaku Pengeroyokan di Lapangan Renon

DENPASAR, MediaBaliNews – Aparat Kepolisian Sektor Denpasar Timur bergerak cepat mengamankan para pelaku pengeroyokan di Denpasar kemarin malam.

Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan keributan antarwarga asal Nusa Tenggara Timur. Peristiwa kekerasan fisik tersebut berlangsung di kawasan sisi barat Lapangan Bajra Sandhi Renon Kota Denpasar.

“Personel Polsek Dentim yang dipimpin Pawas Ipda I Nengah Juniman segera mendatangi tempat kejadian perkara guna meredakan situasi,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya saat memberikan keterangan resmi.

Petugas kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden pengeroyokan tersebut melibatkan dua kelompok pemuda yang berasal dari wilayah Sumba Barat Daya, NTT. Korban bernama Dominggus menderita luka lebam yang cukup parah pada area wajah akibat pukulan bertubi-tubi. Pihak kepolisian kemudian membawa para pelaku menuju ke Kantor Subsektor Renon guna menjalani pemeriksaan hukum.

“Kejadian perkelahian massal antarwarga ini sekarang sudah masuk dalam penanganan intensif Unit Reskrim Polsek Dentim,” ujarnya.

Korban yang berusia tiga puluh satu tahun tersebut awalnya sedang menikmati suasana sore bersama sang kekasih di area lapangan. Korban kemudian berpapasan dengan seorang pria bernama Stepanus yang mendadak menyapa kekasih korban dari arah depan. Sapaan akrab tersebut memicu rasa penasaran korban sehingga korban langsung menanyakan maksud tujuan pria asing itu.

“Korban bersama pacarnya saat itu sedang jalan-jalan santai di sisi barat Lapangan Bajra Sandhi sebelum bertemu dengan pihak pelaku,” tuturnya.

Mendengar pertanyaan dari pihak korban, Stepanus seketika merasa sangat tersinggung lalu meluapkan amarahnya secara meledak-ledak di muka umum. Adu mulut yang sengit antara kedua belah pihak pun tidak dapat terhindarkan lagi di tengah keramaian pengunjung. Tiga orang rekan pelaku yang berada di sekitar lokasi kemudian datang mendekat secara bersamaan untuk membantu.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Denpasar Amankan 42 Paket Sabu, Pria 47 Tahun Ini Dibekuk

“Tiba-tiba pelaku tersinggung dan marah kepada korban sehingga terjadi cekcok mulut yang memicu kedatangan teman-teman pelaku,” ungkapnya.

Para pelaku yang berjumlah empat orang tersebut langsung melayangkan pukulan tangan kosong ke arah bagian muka korban secara membabi buta. Saksi mata bernama Evi memaparkan bahwa aksi pengeroyokan tersebut baru berhenti setelah petugas patroli mendatangi lokasi sengketa. Aparat kepolisian bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar bergegas melerai aksi kekerasan massal tersebut.

“Tiga orang teman pelaku datang menyerang korban secara mendadak lalu disusul oleh tindakan penganiayaan dari pelaku utama,” jelasnya.

Saksi perempuan yang berusia dua puluh sembilan tahun itu mengakui bahwa pelaku Stepanus merupakan mantan kekasihnya pada masa lalu. Hubungan asmara antara kedua orang tersebut diketahui sudah resmi berakhir semenjak dua tahun yang lalu secara baik-baik. Pelaku diduga kuat merasa cemburu melihat sang mantan kekasih sudah menggandeng pasangan baru di tempat umum.

“Saksi membenarkan bahwa pelaku sempat menyapa dirinya sebelum terjadi kesalahpahaman yang berujung pada tindakan pengeroyokan bersama,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI