Saturday, May 23, 2026
Saturday, May 23, 2026

Percikan Api Jatuh ke Tumpukan Kayu, Dapur Tradisional Warga Sumerta Kelod Dilalap Si Jago Merah

DENPASAR, MediaBaliNews – Sebuah dapur tradisional semi permanen di kawasan Denpasar Timur ludes terbakar pagi tadi. Insiden kebakaran tersebut melanda pemukiman padat penduduk pada warga Desa Sumerta Kelod. Amukan si jago merah melalap habis seluruh bangunan yang didominasi oleh material kayu.

“Baik jadi sekira Pukul 06.00 Wita bertempat di dapur tradisional warga, saat itu warga melakukan aktivitas memasak dengan kayu bakar, tiba tiba percikan api yang ada di dalam tungku tidak sengaja terjatuh ke tumpukan kayu bakar yang di siapkan utuk memasak di sebelah tungku dapur, kemudian api tiba tiba dengan sangat cepat membakar barang di sekitar,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (19/5/2026).

Pemilik rumah I Ketut Lipog, berumur 78 tahun tersebut sempat berupaya menjinakkan kobaran api secara mandiri. Korban menyiramkan air menggunakan keran rumah untuk memadamkan api yang kian membesar. Namun, upaya penyelamatan dini dari lansia tersebut gagal karena api cepat merembet.

“Karena api semakin membesar saksi mencoba memadamkan dengan menyiramkan air keran untuk memadamkan api, namun api belum dapat dipadamkan. Kemudian saksi menghubungi anaknya yang saat itu sedang bekerja,” jelasnya.

Anak korban langsung bergegas pulang setelah menerima informasi darurat mengenai kebakaran rumah orang tuanya. Saksi memastikan kedua orang tuanya telah berada dalam posisi aman di luar rumah. Ia segera meminta pertolongan warga sekitar untuk mendatangkan armada pemadam kebakaran kota.

“Dan sekitar pukul 06.30 Wita saksi dihubungi oleh saksi 1 bahwa dapur traditionalnya mengalami kebakaran, sehingga saksi segera pulang untuk mengecek keadaan dan memastikan kedua orang tuanya dalam keadaan selamat. Saat tiba dirumah saksi segera meminta kepada warga sekitar untuk menghubungi bantuan pemadam kebakatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Tukad Nyampuh Gegerkan Warga Panjer, Korban Diketahui Seorang Nenek Lansia

Tiga unit truk pemadam kebakaran pemerintah kota langsung meluncur menuju lokasi kejadian perkara. Para petugas pemadam mengalami kendala serius saat armada hendak memasuki titik utama api. Lorong jalan yang sangat sempit menghambat pergerakan kendaraan taktis masuk ke dalam gang.

“3 Unit truk pemadam kebakaran mendatangi TKP namun truk pemadam kesulitan memasuki akses kedalam untuk memadamkan api tersebut terbatas dikarenakan gang sempit, menyambungkan beberapa selang pemadam untuk dapat memasuki area kebakaran,” bebernya.

Petugas sigap menyambungkan beberapa pipa selang air berukuran panjang demi menjangkau pusat kebakaran. Tim penyelamat berhasil mengisolasi rambatan api sehingga tidak meluas ke area bangunan utama. Pemilik rumah sepakat tidak melaporkan musibah kebakaran ini kepada aparat penegak hukum.

“Korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan menganggap kejadian tersebut musibah,” katanya. (ang/mbn).

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI