DENPASAR, MediaBaliNews – Kelalaian saat memasak berujung petaka bagi deretan rumah indekos di kawasan Denpasar Barat. Sebanyak empat petak kamar kos semi permanen ludes dilalap si jago merah setelah salah seorang penghuni meninggalkan kompor dalam kondisi menyala untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).
“Diduga kuat kebakaran bersumber dari kompor salah satu penghuni kamar kos yang ditinggal keluar saat sedang memasak. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa malam, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 22.30 WITA. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Jalan Marlboro XIV, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.
Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membeberkan, kebakaran bermula dari kecerobohan salah seorang penghuni kos kamar nomor 10 bernama Evi Nurjana (31). Sekitar pukul 22.00 WITA, Evi tengah memasak dengan menggoreng perkedel di atas kompor.
Namun, di tengah proses penggorengan, ia memutuskan meninggalkan kamarnya sejenak untuk membeli bensin sepeda motor. Saat kembali, kobaran api sudah membesar dan menghanguskan isi kamarnya.
Sementara itu, pemilik tanah kontrakan, Kadek Suteja (41), yang saat itu sedang terlelap tidur mendadak dibangunkan oleh kakeknya, Ketut Suparta, yang melihat nyala api berkobar dari arah barat bangunan. Suteja sempat berupaya memadamkan titik api menggunakan selang air rumahan, tetapi embusan angin dan material bangunan yang semi permanen membuat amukan api kian tak terbendung.
Teriakan histeris warga membuat penghuni kamar lainnya, Yeni Juita Margareta (37), bergegas keluar menyelamatkan diri bersama anak dan suaminya sembari bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga yang tersisa.
Guna menjinakkan amukan api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengerahkan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam berjibaku di lapangan hingga akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan total sekitar pukul 24.30 WITA.
“Akibat amukan kobaran api, empat unit bangunan kamar kos semi permanen rata dengan tanah. Beruntung seluruh penghuni sempat menyelamatkan diri sehingga nihil korban jiwa. Sementara untuk estimasi total kerugian materiil masih dalam proses pendataan pemilik bangunan,” pungkas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (ang/mbn)






















