Thursday, April 30, 2026
Thursday, April 30, 2026

Miliki Manfaat Baik dan Prospek Cerah, Bupati Jembrana Dukung Budidaya Madu Kele-Kele

JEMBRANA, MediaBaliNews – Madu Trigona ( kele-kele ) dipercaya banyak memiliki manfaat dan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Budidaya madu kele-kele ini kian banyak diminati kalangan masyarakat. Usaha budidaya madu ini semakin prospektif lantaran diyakini mengandung unsur-unsur yang diperlukan tubuh kita.

Seperti halnya yang dikembangkan oleh, Kelompok Tani Pucuk Sari yang berlokasi di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo. Dimana telah menekuni bisnis ternak madu kele-kele ini sejak tahun 2005 sampai sekarang dengan jumlah sarang sebanyak 300 buah.

I Ketut Swintara selaku Ketua Kelompok Tani Pucuk Sari menuturkan diawal budidaya sempat gagal, mengingat sama sekali tidak memiliki pengetahuan dibidang budidaya madu kele-kele. Namun berkat kegigihan dan ketekunan, Ia kembali mencoba bisnis kele-kele dan hingga kini bisa bertahan.

“Astungkara untuk sekarang saya sudah memiliki 300 sarang, namun saya pencar dan saya titipkan di kebun tetangga, ” ungkapnya saat dikunjungi Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Senin (18/9).

Pihaknya meyebut dari 300 sarang rumah Kele, selama 3 bulan mendapatkan hasil jual hingga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Madu Kele-Kele ini dijual dengan harga Rp. 200.000 per kemasan 100 ml.

“Secara rinci kami memiliki jumlah kele-kele 300 kotak dalam 3 bulan menjual madu mendapat 3 juta bahkan 4 juta. Itupun tergantung pada musim bunga, ” bebernya.

Sementara itu, Bupati Tamba mengatakan bahwa hal inilah yang dibutuhlan dari setiap kelompok-kelompok masyarakat yang bisa membangkitkan usaha-usaha UMKM yang ada di desa.

“Inilah yang kita butuhkan dari setiap klompok-klompok masyarakat, beliau sudah mandiri. Madu kele-kele ini beda dengan madu tawon, penghasilan dari kelompok Pucuk Sari ini lumayan besar bisa menghasilkan 3 juta dengan memiliki 300 koloni, ” ucapnya.

Baca Juga :  Gelorakan Pemilu Damai, Polres Jembrana Terjunkan Ratusan Personel Gabungan

Lebih lanjut, Bupati Tamba berencana akan mememberikan bantuan untuk pendampingan supaya madu kele ini bisa tumbuh dan berkembang. Dirinya pun memberi nama madu kele hasil dari kelompok Pucuk Sari yakni Madu Kele Pak Ngah.

“Hasilnya sudah ada. Ini merupakan bagian dari pendapatan untuk teman-teman umkm yang ada di desa. Saya datang kesini akan memberikan semacam stimulus dengan membuatkan tempat daripada rumah kele-kele, sehingga bisa menjadi satu tempat yang bisa dikunjungi wisatawan atau pemebeli yang hadir, sehingga tempatnya bisa kelihatan lebih baik dan higenis,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI