Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Kemiskinan Ekstrem di Tabanan Capai 72 Orang

TABANAN, MediaBaliNews – Angka kemiskinan ekstrem di Tabanan mencapai hingga 72 orang atau sekitar 20 KK. Angka itu diketahui dari data Pemerintah Kabupaten Tabanan pada 2024 ini.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Tabanan I Gede Urip Gunawan mengatakan bahwa, kemiskinan ekstrem di Tabanan masih ada sekitar 72 orang. Dan di tahun ini pihaknya berharap akan tinggal 10 atau 20 orang saja.

“Langkah-langkah yang kami ambil seperti peogram dari CSR, pogram yang ada di daerah bedah rumah, dan dari CSR dari Bank. Kalau dia kurang dari BPJS maka akan dibayari BPJS nya,” ucapnya, Selasa (23/7/2024).

Kata Urip, bahwa yang menjadi kendala dalam penanganan kemiskinan ekstrem itu adalah lansia atau orang tua sampai tidak punya keturunan. Sehingga langkah yang diambil ialah mengarahkan mereka ke panti jompo untuk mendapat perawatan.

Sedangkan dari data, jumlah 72 itu tersebar di tujuh Kecamatan di Tabanan. Dengan rincian, Kecamatan Pupuan dan Kerambitan 9 jiwa, Marga 27 jiwa, Kediri 4 jiwa, Baturiti 6 jiwa, Selemadeg 10 jiwa dan Selemadeg Barat 7 jiwa.

Sedangkan, jika dibandingkan dengan dengan tahun sebelumnya yakni 2023, angka kemiskinan ekstrem tercatat 40 KK atau 145 jiwa.

Urip menambahkan, bahwa kemiskinan ekstrem itu dihitung dari pendapatan harian seseorang warga. Dimana penghasilannya ialah 1 dolar satu hari. Atau sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per harinya.
“Dibandingkan tahun lalu angka kemiskinan turun sekitar separuh lebih atau 50-an persen,” bebernya. (ang/mbn)

Baca Juga :  Polres Tabanan Ringkus 10 Tersangka Narkoba, Tiga Residivis Kembali Berurusan dengan Hukum
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI