JEMBRANA, MediaBaliNews – Dengan banyaknya hari libur, pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Negara lakukan hal ini agar para siswa tak ketinggalan pelajaran jelang ujian.
Seperti yang diketahui, beberapa bulan terakhir banyak terdapat hari libur baik itu libur karena hari keagamaan hindu khususnya dan libur nasional. Seperti hari libur umat hindu pada Hari Raya Nyepi pada Maret lalu dan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang saat ini sedang berlangsung.
Selain itu, terdapat juga hari libur nasional seperti Hari Raya Idul Fitri pada akhir Maret hingga awal April 2025 lalu.
Dengan banyaknya hari libur, hal tersebut sangat berdampak kepada proses belajarmengajar para siswa di sekolah, tak terkecuali di SMP Negeri 1 Negara, salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Jembrana.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N 1 Negara, I Ketut Tastra mengatakan, dengan banyaknya hari libur tentunya mengganggu proses ajar mengajar di sekolah.
Dengan hal itu, pihaknya melakukan kolaborasi dengan para orang tua siswa agar tidak ada materi-materi pelajaran yang tertinggal untuk para siswa.
“Kita kolaborasi dengan orang tua siswa, bahkan anak yang kesulitan belajar kita harapkan datang ke sekolah untuk diberikan klinik literasi,” ungkapnya, Rabu (30/4).
Hal tersebut dilakukan mengingat para siswa akan melaksanakan ujian atau saat ini disebut Sumatif Akhir Jenjang yang akan berlangsung pada tanggal 6 Mei hingga 14 Mei 2025 nanti.
“Para guru disamping memberikan materi atau tugas secara daring menjelang Sumatif Akhir Jenjang juga memberikan kisi-kisi ruang lingkung materi pelajaran,” terangnya.
Dengan waktu ajar mengajar disekolah sangat terbatas lantaran banyaknya hari libur, pihaknya juga berharap kepada para siswa agar tetap melakukan pembelajaran secara mandiri di rumah masing-masing.
“Selama fakultatif Hari Raya Galungan-Kuningan kami telah berpesan kepada siswa agar tetap belajar dirumah, karena belajar bisa dimana saja dan kapan saja,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























