JEMBRANA, MediaBaliNews – Nasib naas dialami KW (39) warga Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, lantaran bengkel miliknya dilalap Si Jago Merah, Senin (5/6). Akibatnya, tiga motor dan semua peralatan bengkel ludes tanpa sisa.
Dari informasi, peristiwa tersebut bermula saat mertua korban GAKN (68) sekitar pukul 07.00 Wita memasak pakan ternak babi menggunakan kayu bakar. Adapun dapur miliknya itu terbuat dari ulatan bambu (gedeg) dan jarak dapur dengan bangunan bengkel hanya sekitar 50 centimeter.
Setelah GAKN selesai memasak pakan ternak sekira pukul 09.00 Wita, lantas ia pergi mencari rumput yang berjarak kurang lebih 400 meter dari rumahnya.
IWS (49) warga setempat yang saat itu lewat depan rumahnya, telah mendapati dapur milik GAKN sudah terbakar. Kemudian ia bergegas memberitahu GAKN yang saat itu tengah mencari rumput.
Mendengar hal tersebut, GANK lantas pulang dan mendapati api sudah menyala besar di dapur dan bengkel milik KW. “Mendapati api telah membakar dapur dan bengkel, GAKN meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api dan berusaha untuk menyelamatkan sepeda motor yang berada di dalam bengkel milik KW,”kata Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi.
Lebih lanjut, Kompol Suarmadi mengatakan sekitar pukul 09.15 Wita empat unit Pemadam Kebakaran tiba di lokasi kebakaran dan sekitar pukul 09.45 Wita api berhasil di padamkan. “Tiga motor dan peralatan bengkel ludes terbakar, hanya berhasil menyelamatkan sebanyak empat unit motor saja,”jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran sendiri, Pihaknya menduga berasal dari sisa bara api yang berada didapur. Bara api tersebut kemudian menjalar ketumpukan kayu bakar yang ada disebelah tungku, kemudian api membesar dan membakar bangunan dapur dan bangunan bengkel beserta isinya.
“Sempat terjadi suatu ledakan yang kemungkinan berasal dari tabung gas LPG yang berada dibelakang bangunan dapur, dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 100 Juta, ” tandas Suarmadi. (gsn/mbn)























