Monday, May 25, 2026
Monday, May 25, 2026

Bocah 3,5 Tahun Tewas Tenggelam Disaluran Irigasi di Karangasem

KARANGASEM, MediaBaliNews – Sebuah tragedi mengiris hati terjadi di Desa Pesagi, Kecamatan Karangasem, Bali. Irsa Ramadhon, bocah laki-laki berusia 3,5 tahun, ditemukan tewas tenggelam di saluran irigasi setempat pada Minggu (1/12/2024) pukul 00.20 Wita. Kejadian nahas ini berawal dari aktivitas sederhana yang berakhir petaka.

Sabtu (30/11/2024), Irsa pergi berbelanja ke warung bersama saudaranya. Namun, ketika saudaranya kembali, Irsa telah menghilang. Kecemasan menyelimuti keluarga dan warga sekitar yang langsung memulai pencarian. Penemuan sandal Irsa di sekitar aliran irigasi semakin memperkuat dugaan bahwa ia hanyut terbawa arus.

Sekitar pukul 23.05 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar menerima permintaan bantuan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa tim SAR segera diterjunkan ke lokasi. “Setelah menerima informasi, malam itu juga kami langsung memberangkatkan 5 personel dari Pos SAR Karangasem ke lokasi,” ujarnya.

Kecepatan respons tim SAR sangat penting mengingat lokasi kejadian yang relatif dekat dengan Pos SAR Karangasem. Fokus pencarian tertuju pada aliran irigasi, mengikuti petunjuk penemuan sandal korban.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Pos SAR Karangasem, Polsek Karangasem, Bhabinkamtibmas Desa Pesagi, Babinsa Desa Pesagi, BPBD Karangasem, keluarga korban, dan masyarakat setempat, bekerja keras sepanjang malam. “Upaya pencarian intensif yang dilakukan tersebut akhirnya membuahkan hasil,” katanya.

Setelah berjam-jam melakukan pencarian menyusuri aliran irigasi, tubuh Irsa akhirnya ditemukan sekitar pukul 00.20 Wita pada Minggu (1/12/2024).

Jenazah balita malang itu ditemukan sekitar 1,5 kilometer arah tenggara dari rumahnya, dalam kondisi yang telah tidak bernyawa. Jarak tempuh jenazah dari lokasi kejadian hingga titik penemuan memperlihatkan kekuatan arus irigasi tersebut.

Jenazah Irsa kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem untuk proses lebih lanjut. Kepergian Irsa meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak, terutama di sekitar area yang berpotensi bahaya seperti saluran irigasi.

Baca Juga :  KMP Mutiara Timur I Terbakar di Perairan Utara Karangasem

Insiden ini juga menyoroti pentingnya kerja sama dan koordinasi antar instansi dalam penanganan kejadian darurat. Kecepatan respons dan kerja sama Tim SAR gabungan dalam pencarian jenazah Irsa patut diapresiasi. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI