KARANGASEM, MediaBaliNews – Seorang pendaki perempuan yang mendaki Gunung Agung di Kabupaten Karangasem dilaporkan mengalami hipotermia pada Minggu (11/2).
Pendaki perempaun tersebut adalah Luh Asri Ningsih Widi Nurjaya (23) asal Desa Jagaraga, Kabupaten Buleleng.
Luh Asri diketahui mendaki Gunung Agung bersama sembilan orang rekannya melalui jalur pendakian Pura Pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang pada hari Jumat, (9/2) sekira pukul 13.00 Wita lalu.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana menerangkan bahwa Basarnas menerima laporan pada minggu dini hari pukul 02.45 Wita dari Ayah Korban dan langsung menerjunkan personel menuju lokasi kejadian.
“Korban mengalami hipotermia dan terkilir pada ketinggian 1760 MDPL, selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi pada koordinat yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pihaknya menuturkan kondisi korban stabil namun dengan kaki terkilir, selanjutnya korban digendong menuju pos 1 pada ketinggian 1500 MDPL.
“Setibanya dibawah korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Desa Rendang,” jelas Ngurah Eka.
Disisi lain, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H. mengucapkan terima kasih kepada segenap unsur SAR yang telah terlibat dalam proses evakuasi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas tugas kemanusian kepada rekan – rekan potensi SAR yang telah terlibat,” ucapnya.
Ia juga menghimbau kepada para pendaki agar mengikuti himbauan dari petugas pengelola pendakian. “Disamping itu, diperlukan juga fisik yang prima dan perbekalan yang memadai saat melaksanakan pendakian. Proses evakuasi terut melibatkan BPBD Karangasem, Polsek Rendang serta Pemandu Lokal,” pungkasnya. (ika/mbn)






















